Polsek Cerenti dan Warga Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Administrator
502 view
Kegiatan penanaman jagung pipil digelar di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kamis (21/5/2026), sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah.
KUANSING (RJ) - Semangat memperkuat ketahanan pangan kembali terlihat di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan masyarakat, lahan seluas satu hektare di Desa Sikakak mulai dimanfaatkan untuk penanaman jagung pipil sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Kegiatan penanaman jagung pipil digelar di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kamis (21/5/2026), sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, Balai Penyuluh Pertanian (BPP), pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Turut hadir Camat Cerenti Erialis, Sekcam Cerenti Alda Marlena, Kepala BPP Rini Widarni beserta jajaran, Kepala Desa Sikakak Andri bersama perangkat desa dan BPD, serta sejumlah personel Polsek Cerenti.

Kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Kapolsek Cerenti Iptu Feri Padli mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sekadar penanaman bibit jagung, namun juga menjadi simbol kuatnya sinergi antarlembaga dan masyarakat.

"Kegiatan penanaman jagung pipil hari ini bukan hanya sekadar aktivitas pertanian, tetapi juga simbol sinergitas yang kuat antara pemerintah kecamatan, kepolisian, instansi pertanian, pemerintah desa, dan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap lahan yang tersedia memiliki potensi untuk dimanfaatkan secara produktif dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Kami ingin menunjukkan bahwa setiap lahan yang ada bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat," tambahnya.

Lahan seluas sekitar 10.000 meter persegi atau satu hektare yang digunakan dalam program tersebut sebelumnya telah dipersiapkan secara matang. Mulai dari pembajakan lahan, pembersihan gulma hingga pemberian pupuk dilakukan sesuai standar teknis pertanian.

Proses penanaman juga dilakukan secara gotong royong. Seluruh peserta tampak terlibat aktif, mulai dari menyiapkan bedengan hingga menanam bibit jagung dengan pola tanam yang telah ditentukan.

Camat Cerenti Erialis mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, program seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian pangan masyarakat.

"Kami sangat mendukung upaya ini karena selaras dengan program pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Kerja sama seperti ini menjadi contoh bagaimana berbagai pihak bisa bergandengan tangan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala BPP Cerenti Rini Widarni menjelaskan bibit jagung yang digunakan merupakan varietas dengan produktivitas tinggi dan dinilai sesuai dengan kondisi tanah serta iklim di Desa Sikakak.

"Kami akan memberikan pendampingan secara berkala mulai dari pemeliharaan, pengendalian hama, hingga masa panen agar hasil yang diperoleh bisa maksimal," jelasnya.

Kepala Desa Sikakak Andri juga menyambut baik program tersebut. Ia menilai pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak digunakan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Lahan yang sebelumnya tidak terpakai kini menjadi lahan produktif berkat kerja sama ini. Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak warga yang ikut memanfaatkan potensi pertanian di desa," ungkapnya.

Melalui program tersebut, jagung pipil diharapkan tidak hanya menjadi penguat ketahanan pangan lokal, tetapi juga mampu menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat Desa Sikakak. (*)

Penulis
: Administrator