Satgas Turun Tangan, Harga Gula di Pekanbaru Akhirnya Kembali ke HET Rp17.500

Administrator
502 view
PEKANBARU (RJ) - Intervensi Satuan Tugas (Satgas) Saber Harga Pangan mulai membuahkan hasil. Setelah sebelumnya menertibkan harga minyak goreng Minyakita, kini harga gula pasir di Pekanbaru turun dan kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp17.500 per kilogram.

Sebelumnya, harga gula di pasaran sempat melonjak di kisaran Rp18.500 hingga Rp21.000 per kilogram. Namun berdasarkan pemantauan Senin (24/2/2026), harga di tingkat ritel sudah kembali normal.

"Kemarin sore kami memantau di salah satu swalayan retail terbesar di Pekanbaru, Budiman, harga gula pasir sudah sesuai HET, yakni Rp17.500," ujar Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru, Dinal Husna, Selasa (25/2/2026).

Menurut Dinal, pihaknya tidak hanya memantau di tingkat ritel, tetapi juga melakukan pengecekan langsung ke dua distributor pemasok untuk memastikan penurunan harga tersebut bukan bersifat sementara.

"Kita turun melakukan pengecekan dan kita temukan harga sudah sesuai HET untuk gula, yakni Rp17.500, artinya itu harga sampai ke pembeli," jelasnya.

Dari hasil penelusuran, harga di tingkat distributor berkisar Rp17.000 hingga Rp17.100 per kilogram.

"Dari pemantauan di distributor, harga yang sampai ke mereka Rp17.000 hingga Rp17.100 dan terungkap kalau harga yang tinggi sebelumnya berasal dari produsen," ungkap Dinal.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya bersama Satreskrimsus Polresta Pekanbaru selaku koordinator Satgas Saber Harga Pangan akan menyurati produsen dan pelaku ritel untuk memastikan kepatuhan terhadap HET dan Harga Acuan Pemerintah (HAP).

"Ingat ya, Rp17.500 itu harga sampai ke konsumen, bukan dari distributor. Kalau distributor, harganya harus di bawah Rp17.500 per kilogram," tegasnya.

Dinal menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan pemantauan ke seluruh ritel dan pasar guna memastikan harga gula benar-benar stabil hingga ke tangan konsumen. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha bisa diberlakukan sesuai arahan Satgas.

Tak hanya gula, sebelumnya Satgas juga menyisir harga Minyakita dan beras. Untuk Minyakita yang didistribusikan oleh Perum Bulog, harga kini sudah berada di bawah Rp15.700 per liter, setelah sempat dijual di atas HET pada kisaran Rp16.500â€"Rp18.000.

"Kami akan terus turun ke seluruh retail untuk memastikan kepatuhan atas HET dan HAP ini," pungkas Dinal.

Penurunan harga sejumlah komoditas pangan ini diharapkan menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri, ketika kebutuhan bahan pokok biasanya meningkat. (*)

Penulis
: Administrator