Jamal Nasir menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan truk atau air mineral yang di bawanya itu, identitas sopir itu pun sudah di tangan petugas.
"Identitasnya sudah ada, pihak perusahaan truk juga sudah datang ke rumahnya namun belum ketemu dengan sopir itu," katanya.
Dia menambahkan pihak perusahaan tempat sopir bekerja sejauh ini kooperatif dan diharapkan yang bersangkutan dapat segera diketahui keberadaannya, agar dapat segera dilakukan pemeriksaan.
Sebelumnya diketahui, kecelakaan yang melibatkan truk kontainer bermuatan ribuan botol air mineral terguling menimpa minibus di jalur tol Cipularang, KM 91.200, wilayah Sukatani, Purwakarta, dalam kecelakaan itu satu orang yakni sopir minibus tewas terjepit badan kendaraan dan tujuh lainnya luka-luka.
Kecelakaan itu sempat membuat lumpuh jalur tol selama hampir tiga jam, akibatnya arus lalu lintas macet panjang. Setelah tiga jam proses evakuasi, arus lalu dibuka normal oleh petugas.
Sc: detik.com