TPS Ilegal Marak di Perbatasan, DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan

Administrator
502 view
Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra.

PEKANBARU (RJ) - Kawasan perbatasan Kota Pekanbaru masih menjadi titik rawan munculnya tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal. Untuk mencegah tumpukan sampah kembali bermunculan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru memperketat pengawasan di sejumlah lokasi, terutama wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Kampar.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra mengatakan, TPS ilegal yang ditemukan petugas rata-rata berada di kawasan perbatasan.

“TPS-TPS ilegal yang banyak kami temukan rata-rata berada di perbatasan, terutama yang berbatasan dengan Kampar,” ujarnya.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian DLHK berada di sekitar TPS Coca-Cola, dekat kawasan industri Eco Green. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang terus dipantau untuk mencegah munculnya kembali tumpukan sampah ilegal.

Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh petugas DLHK. Dinas juga melibatkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat kelurahan untuk membantu memantau kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

“Kami selalu berupaya melakukan pengawasan. Pengawasan ini juga dibantu LPS-LPS yang ada di kelurahan. Harapan kami, jangan sampai ada lagi TPS ilegal,” harap Reza.

Selain pengawasan, DLHK memasang spanduk larangan membuang sampah sembarangan di sejumlah lokasi yang menjadi titik rawan. Namun, Reza menegaskan, pemasangan spanduk saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan TPS ilegal.

“Kalau pemasangan spanduk, pasti kami lakukan. Namun, penanganannya tidak bisa serta-merta hanya dengan memasang spanduk. Harus dilakukan pengawasan secara berkala dan berkelanjutan,” jelasnya.

Pengawasan terhadap warga yang masih membuang sampah sembarangan juga dilakukan secara rutin. Sejumlah lokasi dipantau setiap hari, terutama kawasan yang berada di sepanjang perbatasan Kota Pekanbaru.

“Rutin, setiap hari kami lakukan,” tegas Reza.

Menurutnya, menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat diperlukan agar kawasan yang sudah diawasi tidak kembali menjadi titik pembuangan sampah ilegal.

Karena itu, Reza mengajak seluruh warga Pekanbaru ikut menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Harapan kami, warga Pekanbaru ikut menjaga lingkungannya masing-masing. Jangan sampai lingkungan kita dikotori,” harap Reza. (*)

Penulis
: Administrator