PEKANBARU (RJ) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Tahun ini, jumlah penerima meningkat tajam hingga tiga kali lipat, menandai perluasan jangkauan bantuan bagi warga yang membutuhkan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, menyebutkan jumlah penerima bantuan tahun ini mencapai 63.243 orang, meningkat signifikan dibandingkan 18.986 penerima pada 2025.
"Artinya terjadi kenaikan hampir tiga kali lipat. Ini menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap masyarakat," ujarnya saat penyaluran bantuan di Lapangan Bukit Putera Senapelan.
Peningkatan juga terlihat di tingkat kecamatan. Di Kecamatan Senapelan, jumlah penerima naik dari 763 menjadi 1.138 orang.
Setiap paket bantuan bernilai sekitar Rp400 ribu, berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan.
Menariknya, penyaluran bantuan kali ini disertai inovasi layanan kesehatan. Sebelum menerima bantuan, warga terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Hari ini ada 1.900 paket disalurkan di Senapelan. Warga diperiksa kesehatannya, lalu pulang membawa bantuan sekaligus makanan," jelas Agung.
Untuk mendukung hal itu, Dinas Kesehatan menyiapkan 10 puskesmas agar pelayanan berjalan cepat dan tepat.
Ke depan, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap di wilayah lain. Pekan depan, sebanyak 8.000 keluarga di Kecamatan Rumbai akan menerima bantuan serupa, disusul Kecamatan Marpoyan Damai.
Meski demikian, Agung mengakui masih ada kendala dalam pendataan penerima. Sejumlah data belum diperbarui, seperti penerima yang telah meninggal dunia atau pindah domisili.
"Kami terus memperbarui data agar bantuan tepat sasaran," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Perum Bulog Kanwil Riau-Kepri, Ria Sartika, menjelaskan l, program ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi.
Penyaluran bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan didistribusikan bekerja sama dengan pihak logistik agar tepat waktu hingga ke tangan masyarakat. (*)