"Sebanyak 40 personel kepolisian, 30 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), 10 petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, enam personel PT SRL, serta aparat TNI dan anggota Anak Muda Milenial Indonesia (AMMI) terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran lahan," lanjut Dyan.
Dyan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan itu bisa menimbulkan kebakaran dalam skala luas pada musim kemarau seperti sekarang. Masyarakat agar bijak dalam membuka lahan.
"Kalau dibakar kan menimbulkan polusi udara dan sangat merugikan kita semua dengan mengganggu kesehatan, apalagi tanah gambut sudah kering itu sangat cepat merambat," pungkasnya.(rls)