RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru - Guna mencegah terjadi penumpukan massa pada satu titik dalam pelaksanaan vaksinasi massal yang di selenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akhir-akhir ini membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru menyarankan agar segera menerapkan vaksinasi mobile.
"Setiap Kecamatan kan ada Puskesmas, petugas Puskesmas di setiap Kecamatan yang ada bisa melakukan koordinasi ke pihak Kelurahan, jika perlu petugas Puskesmas keliling menjumpai masyarakat yang akan dilakukan vaksin. Hal ini tujuannya agar lonjakan kasus Covid-19 tidak terus bertambah," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Nurul Ikhsan, Rabu (26/5/2021).
Nurul juga tidak menampik saran perlunya segera diterapkan vaksinasi mobile tujuannya agar pelaksanaan vaksinasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dapat terjadwal dan terpola.
"Jika sudah terjadwal dan terpola tentunya pencapaian vaksinasi yang diharapkan tepat sasaran," ungkap Nurul.
Politisi Gerindra ini juga mengingatkan kepada Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dalam hal pelaksanaan vaksinasi massal harus menyiapkan terlebih dahulu Sumber Daya Manusia (SDM) kemudian fasilitas untuk satu hari kunjungan menerima berapa pasien dalam kurun waktu.
"Misalnya per 2 jam cuma boleh 50 orang, itu yang harus dipatuhi. Jadi kalau seandainya ada masyarakat yang sudah terlanjur datang jadi mau tidak mau harus menunggu dengan tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes)," tegas Nurul.
Terkait pola prilaku masyarakat yang tidak taat prokes, Nurul menambahkan hal itu balik lagi pada kesadaran pribadi dan Pemko harus lebih banyak lagi membuat iklan di tempat-tempat umum bahaya dari Covid-19, jangan di anggap enteng Covid-19 ini.
"Kepada masyarakat agar lebih sadar terhadap bahaya covid-19 untuk melindungi diri, keluarga dan tetangga," ungkapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru telah menyulap 5 unit Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang baru menjadi mobil layanan vaksin keliling untuk menjangkau masyarakat yang ingin divaksin. (eza)