RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru - Sayembara Parkir Tepi Jalan Umum serta Target Rp11 Miliar yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru beberapa waktu yang lalu belum terlaksana, maka Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan meminta Dishub Pekanbaru melakukan evaluasi ataupun kajian ulang.
"Karena belum terlaksananya sayembara parkir tepi jalan umum oleh Dishub Pekanbaru sampai saat ini, maka kita meminta Dishub melakukan evaluasi kembali terhadap potensi parkir serta target Rp11 Miliar yang ditetapkan oleh Dishub Pekanbaru sebelumnya," ungkap Nurul Ikhsan, Senin (24/5/21).
"Melihat kondisi pandemi covid-19 yang semakin tinggi dan adanya pembatasan aktivitas masyarakat serta bagi pelaku usaha saat ini, maka kita yakin target pencapaian distribusi parkir tepi jalan umum tidak akan tercapai sepenuhnya. Boleh kita lihat sekarang ini, dimana beberapa pusat kuliner dan pusat perbelajaan di kota Pekanbaru sudah mulai sepi dan tutup akibat ada pembatasan jam malam. Artinya, disini perlu kajian lagi agar pihak perusahaan yang mengikuti sayembara parkir tepi jalan umum bisa mendapatkan profit dan tidak merasa merugi," paparnya.
"Dengan situasi ini, pihak perusahaan trauma untuk mengikuti sayembara parkir tepi jalan umum, apalagi targetnya begitu besar yakni Rp11 Miliar. Dan Kita menilai target pencapaian parkir tepi jalan umum hanya bisa mencapai 25 Persen saja," ujarnya.
Politisi Partai Gerindra menghimbau agar Dishub Pekanbaru tetap mencari pihak-pihak yang mau mengikut sayembara parkir. Kalau tidak ada yang mau, maka Dishub Pekanbaru yang harus bekerja ekstra untuk mengisi potensi parkir tepi jalan umum ditahun ini," pungkasnya. (eza)