RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru - Lokasi tenda ceper sempat ditertibkan aparat beberapa waktu lalu, ternyata tidak membuat efek jera. Aktifitas ini ditertibkan setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar meminta ketegasan kembali dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Pekanbaru, karena dapat merusak citra Kota Pekanbaru dengan slogan Kota Madani.
"Pekanbaru ini Kota Madani, sangat tidak baik aktifitas (mesum). Satpol PP segera bertindak tegas, segera tertibkan," kata Robin, Senin (31/5).
Aktifitas mesum ini, lanjut Robin, tidak hanya ditemukan di tenda ceper Stadion Utama Riau, aktifitas serupa juga sering dilaporkan masyarakat kepadanya bahwa di kawasan Stadion Kaharuddin Nasution juga sering ditemukan.
"Di Stadion Rumbai juga sering dilaporkan masyarakat. Ini tidak boleh dibiarkan, karena dapat merusak moral anak muda Kota Pekanbaru," jelasnya.
Satpolpp diminta Robin untuk terus melakukan pengawasan, setiap hari untuk dapat melakukan pengontrolan ke lokasi yang berpotensi terjadi perbuatan mesum.
"Harus di kontrol sesering mungkin, inikan tugas mereka (Satpolpp), lakukan penyisiran. Jadikan Kota Pekanbaru ini Kota yang nyaman untuk ditinggali," tambahnya.
Apabila perlu, saat penertiban Satpolpp menyita peralatan karena dapat memberikan efek jera yang lebih jika dibandingkan dengan memberikan teguran lisan dan tertulis.
"Penindakannya dipertegas, lakukan penyitaan supaya jangan terulang lagi, kan aturan hukumnya sudah ada," pungkasnya.