Cari Ikan di Waduk Unri, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam

Administrator
501 view
Tim SAR Gabungan ketika melakukan evakuasi korban.

PEKANBARU (RJ) - Seorang mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (Unri), Daffa (20), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat menyelam dan menangkap ikan di Waduk Unri, Panam, Pekanbaru. Korban ditemukan Tim SAR Gabungan sekitar lima jam setelah dilaporkan hilang.

Korban diketahui bernama Daffa (20), mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri yang berasal dari Koto Timbun, Kabupaten Kampar. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh Tim Rescue Basarnas Pekanbaru bersama unsur SAR gabungan.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Kamis (4/6/2026) pukul 21.40 WIB dari petugas keamanan Universitas Riau.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban tenggelam sekitar pukul 20.37 WIB saat mencari ikan bersama dua rekannya di waduk kampus.

"Menurut keterangan saksi, korban bersama dua temannya sedang menyelam dan menangkap ikan. Saat kedua rekannya naik ke permukaan, korban tidak kunjung muncul," kata Budi.

Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga sekitar pukul 20.50 WIB korban belum ditemukan. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Basarnas Pekanbaru.

Menindaklanjuti laporan tersebut, delapan personel Tim Rescue Basarnas Pekanbaru langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 7,6 kilometer dari kantor SAR.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan segera melakukan penyelaman serta pencarian di sekitar titik korban diduga tenggelam.

Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia mengapung di permukaan waduk, sekitar 43 meter dari lokasi awal yang diperkirakan menjadi titik tenggelamnya korban," jelas Budi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Universitas Riau untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup. Basarnas Pekanbaru menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses pencarian.

"Kami turut berduka cita atas musibah ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan," ucap Budi. (*)

Penulis
: Administrator