Jelang Idul Adha, Pemkab Kampar Perkuat Langkah Jaga Stabilitas Harga

Administrator
502 view
Asisten II Setda Kampar Muhammad bersama TPID Kampar mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Media Center Kabupaten Kampar, Senin (25/5/2026).

BANGKINANG KOTA (RJ) - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat langkah pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Upaya itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diikuti secara virtual bersama pemerintah daerah se-Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Asisten II Setda Kampar Muhammad bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Media Center Kabupaten Kampar, Senin (25/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi dan diikuti seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Fokus pembahasan diarahkan pada langkah-langkah strategis pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Idul Adha.

Asisten II Setda Kampar Muhammad mengatakan, Pemkab Kampar terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok kebutuhan masyarakat tersedia.

"Pemerintah Kabupaten Kampar bersama TPID terus melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap terkendali menjelang Hari Raya Idul Adha," ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun gangguan distribusi barang kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan sering berdampak pada kenaikan permintaan sejumlah komoditas.

"Koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar potensi kenaikan harga maupun kelangkaan barang dapat diantisipasi lebih awal," tambahnya.

Melalui rakor tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat langkah konkret dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan perayaan Idul Adha dapat berlangsung aman serta nyaman. (*)

Penulis
: Administrator