PEKANBARU (RJ) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kesepakatan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, pengembangan potensi daerah, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengungkapkan, kerja sama tersebut merupakan komitmen kedua pemerintah daerah untuk membangun sinergi yang saling menguntungkan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah sektor strategis, termasuk pengembangan perdagangan, pemanfaatan potensi perkelapaan yang menjadi unggulan Kabupaten Indragiri Hilir, hingga inovasi dalam tata kelola pemerintahan.
"Kerja sama ini menjadi komitmen nyata untuk membuka pintu kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, potensi perkelapaan Inhil yang sangat besar, hingga inovasi tata kelola untuk meningkatkan PAD kedua daerah," ujar Wali Kota.
Ia menegaskan, penandatanganan MoU bukan sekadar seremoni. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru telah diminta segera menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui program-program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Kami ingin mewujudkan kerja sama ini melalui program-program konkret yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata Agung.
Ia berharap sinergi antara Pekanbaru dan Indragiri Hilir dapat membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi daerah, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir atas kepercayaan dan komitmen yang telah dibangun.
"Semoga kerja sama ini membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat, baik di Kota Pekanbaru maupun Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Agung. (*)