Pekanbaru Nihil Hotspot, BPBD Gencarkan Patroli Cegah Karhutla

Administrator
500 view
Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk.

PEKANBARU (RJ) - Meski kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan belum ada titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah tersebut. Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), patroli di kawasan rawan kebakaran tetap digencarkan.

Kabut asap yang menyelimuti langit Pekanbaru hingga Jumat (16/10/2026) diduga merupakan kiriman dari sejumlah daerah yang terdampak karhutla.

Dampaknya, kualitas udara di Pekanbaru memburuk. Data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 berada pada kategori tidak sehat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk, mengatakan hingga saat ini tidak ditemukan titik api baru di wilayah Pekanbaru.

"Titik api nihil. Karhutla di Pekanbaru sudah lama nihil," kata Martin.

Meski belum ditemukan titik api, BPBD tidak mengendurkan pengawasan. Tim tetap berpatroli di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran lahan.

Martin mengatakan, langkah antisipasi akan segera dilakukan jika ditemukan titik api baru agar kebakaran tidak meluas.

"Apabila nanti ada muncul titik api baru, tentu kita bakal melakukan langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas," ucapnya.

Sepanjang 2026, BPBD Pekanbaru bersama aparat gabungan telah menangani sejumlah kebakaran lahan dengan total luas area terbakar mencapai lebih dari 100 hektare.

Martin mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas jika menemukan kebakaran lahan. Laporan sedini mungkin diperlukan agar api bisa segera ditangani sebelum merambat ke area lain. (*)

Penulis
: Administrator