Pemko Pekanbaru Siapkan RTH Biru di Kawasan Jembatan Leighton I

Administrator
501 view
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
PEKANBARU (RJ) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana menata kawasan sekitar Jembatan Leighton I di Kecamatan Rumbai menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Biru. Area seluas sekitar lima hektare itu disiapkan sebagai ruang publik baru di tepian Sungai Siak.

Kawasan yang berada di Kelurahan Meranti Pandak tersebut merupakan lahan milik Pemko Pekanbaru dan akan dikembangkan secara bertahap.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, dari total luas lahan yang tersedia, sekitar satu hektare akan difokuskan menjadi taman terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Yang dijadikan taman sekitar satu hektare. Nantinya masyarakat bisa memanfaatkan ruang publik ini untuk beraktivitas," ujar Agung.

Menurutnya, konsep penataan kawasan ini mengusung RTH Biru, yakni ruang terbuka yang memadukan area hijau dengan unsur perairan.

Fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk bersantai bersama keluarga, berolahraga, hingga menikmati suasana tepian sungai. Pemko juga berencana menghadirkan air mancur sebagai salah satu daya tarik baru di kawasan tersebut.

"Nanti akan ada air mancur juga, sehingga bisa menjadi ikon baru di pinggiran Sungai Siak," jelasnya.

Agung menambahkan, pembangunan kawasan ini tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran daerah. Sejumlah pihak swasta disebut siap berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Ia menyebut dukungan dari pihak swasta menjadi bentuk kolaborasi dalam mempercepat pembangunan ruang publik di Pekanbaru.

"Jadi pembangunan tidak hanya mengandalkan APBD. Kita dorong kolaborasi dengan dunia usaha," katanya.

Selain menghadirkan ruang terbuka baru, penataan kawasan ini juga dibarengi penertiban bangunan liar di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).

Penertiban akan dilakukan secara bertahap terhadap sejumlah bangunan yang berdiri di area tersebut.

Pemko Pekanbaru berharap kehadiran RTH Biru ini nantinya dapat mempercantik wajah kota, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus menjadi destinasi rekreasi baru bagi masyarakat. (*)

Penulis
: Administrator