Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga Kredit Rumah

Administrator
505 view

PEKANBARU (RJ) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan anggaran untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang layak dan terjangkau. Bantuan tersebut rencananya diberikan dalam bentuk subsidi uang muka atau down payment (DP) hingga subsidi bunga kredit perumahan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemko Pekanbaru terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat.

"Upaya ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat," kata Agung usai menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau dan Bank Sumut di Hotel Premiere.

Agung mengatakan, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan anggaran untuk mendukung masyarakat yang ingin memiliki rumah pada tahun mendatang. Anggaran tersebut mencakup subsidi DP maupun subsidi bunga kredit rumah.

"Kami harapkan subsidi tersebut dapat meringankan beban warga dalam membeli rumah sekaligus membayar cicilan setiap bulan," ujar Agung.

Selain menyiapkan anggaran, Pemko Pekanbaru juga membuka peluang kerja sama dengan perbankan dalam skema subsidi bunga kredit. Melalui skema tersebut, pemko dapat menanggung sebagian margin atau bunga kredit yang menjadi beban masyarakat.

"Artinya, kami ingin warga bisa membeli rumah murah dan tidak memberatkan dalam membayar kredit setiap bulannya. Kalau nanti bekerja sama dengan bank, mungkin margin dari bank itu pemerintah yang akan membayarkannya," ucap Agung.

Menurut Agung, dukungan terhadap masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan rumah. Pemko Pekanbaru juga akan memperhatikan ketersediaan infrastruktur di kawasan perumahan.

Pembangunan rumah, katanya, harus diikuti dengan dukungan infrastruktur agar manfaat program tersebut benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

"Saya menargetkan program tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemko dalam memastikan tidak ada lagi warga yang belum memiliki rumah," sebut Agung.

Untuk menentukan jumlah rumah yang menjadi sasaran program, Pemko Pekanbaru masih melakukan pendataan masyarakat yang membutuhkan rumah. Pendataan tersebut akan melibatkan camat dan lurah di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

"Dari tahun kemarin sedang kita data semuanya. Memang program tiga juta rumah itu untuk seluruh Indonesia. Jadi, tidak mungkin tiga juta rumah dibangun di Pekanbaru karena penduduk Pekanbaru sekitar 1,2 juta jiwa," ungkap Agung.

Karena itu, jumlah rumah yang akan menjadi sasaran program di Pekanbaru akan disesuaikan dengan hasil pendataan di lapangan.

"Mudah-mudahan melalui pendataan camat dan lurah, warga tidak ada lagi yang tidak punya rumah di Kota Pekanbaru," tutup Agung. (*)

Penulis
: Administrator