Peringati HUT Ke-28, DPD PAN Pekanbaru Santuni Anak Yatim dan Hadirkan PANsar Murah

Administrator
506 view

PEKANBARU (RJ) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Pekanbaru memperingati HUT ke-28 PAN dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Kegiatan dipusatkan di Rumah PAN, Kecamatan Sukajadi, Ahad (23/8/2026).

Peringatan HUT ke-28 PAN tersebut sekaligus dirangkai dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hadir langsung Ketua DPW PAN Riau Ir H Sahidin, Ketua DPD PAN Kota Pekanbaru Roni Pasla, Sekretaris DPD PAN Arwinda Gusmalina, Bendahara Doni Saputra, Anggota Fraksi PAN DPRD Pekanbaru, serta jajaran DPC dan DPRt PAN se-Kota Pekanbaru.

Para kader PAN juga terlihat kompak mengenakan pakaian muslim berwarna putih.

Dalam peringatan HUT ke-28 tahun, DPD PAN Pekanbaru menghadirkan PANsar Murah dan berbagai permainan rakyat.

Rangkaian acara diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur atas perjalanan PAN yang kini memasuki usia 28 tahun.

Ketua DPD PAN Kota Pekanbaru Roni Pasla menyampaikan bahwa usia 28 tahun merupakan perjalanan panjang bagi PAN sejak berdiri pada 23 Agustus 1998.

“Hari ini genap 28 tahun usia PAN. Dari 23 Agustus 1998, kita hari ini 28 tahun dalam rangka menyambut HUT PAN sekaligus bertepatan dengan HUT ke-81 RI,” ujar Roni.

Lanjut Roni, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan ulang tahun partai, tetapi juga menjadi momentum bagi PAN untuk hadir dan membantu masyarakat secara langsung.

Salah satunya melalui PANsar Murah. Masyarakat bisa mendapatkan paket sembako dengan harga Rp28 ribu, sesuai dengan usia PAN yang ke-28 tahun.

“PANsar murah ini ditebus cukup dengan Rp28 ribu, melambangkan 28 tahun usia PAN. Sasarannya seluruh kader PAN yang ada di Kota Pekanbaru beserta masyarakat. Hari ini kita diberi arahan oleh ketua umum untuk bagaimana membantu secara riil, langsung menyentuh ke tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Memasuki usia ke-28 tahun, PAN harus semakin matang dalam menjalankan peran politik. Kedewasaan dalam berpolitik bukan hanya ditunjukkan dengan upaya memenangkan pemilu atau mendapatkan banyak kursi di parlemen, tetapi juga melalui kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Di usia ke-28 PAN, ini adalah usia yang dewasa. Artinya, kita sudah dewasa dalam berpolitik. Kita tidak sekadar hanya untuk mencari kursi yang banyak dalam pemilu, tapi juga harus banyak bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegas Roni.

Roni yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Pekanbaru ini mengingatkan, semangat diusia ke-28 tahun harus sejalan dengan tagline PAN, yakni ‘Bantu Rakyat’. Tagline tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata dan tidak berhenti sebagai slogan politik.

“Tagline PAN adalah ‘Bantu Rakyat’. Jadi ini jangan hanya jadi slogan. Contohnya hari ini, kami PAN Kota Pekanbaru memberikan santunan kepada anak yatim dan sekaligus melaksanakan PANsar murah,” ujarnya. (*)

Penulis
: Administrator