PEKANBARU (RJ) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru bergerak cepat menindaklanjuti program seragam sekolah gratis gagasan Wali Kota Pekanbaru. Program ini siap meringankan beban orang tua dengan membagikan tiga stel seragam lengkap bagi murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal, mengumpulkan seluruh kepala sekolah untuk menggeser percepatan pendataan ukuran baju para siswa. Langkah ini menjadi tahapan krusial sebelum masuk ke meja produksi.
"Target kami Oktober ini seluruh seragam sudah diterima siswa. Kami minta pendataan ukuran baju segera tuntas agar proses pengadaan tidak terlambat dan anak-anak tidak terlalu lama menunggu," ujar Abdul Jamal.
Menariknya, bantuan ini tak cuma menyasar sekolah negeri. Siswa dari sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Pemko Pekanbaru juga kecipratan jatah. Data sementara mencatat belasan siswa SD swasta dan lebih dari 200 siswa SMP swasta dipastikan mendapat bantuan serupa.
Sembari menunggu seragam gratis rampung dikerjakan, Disdik mengimbau pihak sekolah memberi kelonggaran. Siswa diperbolehkan memakai pakaian lama yang masih layak, rapi, dan sopan.
Jamal juga melayangkan peringatan keras agar pihak sekolah tidak lagi menjual atau mewajibkan pembelian seragam pada tahun ajaran ini.
"Kami tekankan, tahun ini sekolah tidak boleh lagi menyediakan atau mengarahkan orang tua murid membeli tiga stel seragam tersebut. Jika orang tua mau membuat sendiri di luar itu pilihan mereka, tapi jatah dari Pemko tidak boleh diperjualbelikan oleh sekolah," tegasnya.
Setelah tiga stel seragam gratis diserahkan ke para siswa kelak, Disdik akan menyusun aturan mengenai jadwal penggunaan seragam tersebut sesuai hari yang ditentukan.