Dari laporan polisi, Heni memang kerap bertengkar dengan suaminya bernama Ridwan, namun pertengkaran itu kemudian semakin diperparah lantaran kala televisi di rumahnya rusak hingga membuat Heni gelap mata dengan membakar diri bersama anaknya.
"Jadi saat bertengkar, kemudian televisi nya itu rusak, lalu si perempuan ini menyiramkan bahan bakar jenis bensin kebadannya, yang mana pada saat itu anaknya sedang di gendongnya lalu membakar diri. Suaminya pada saat itu ikut membantu menyelamatkan, namun nyawa si anak balita yang berkelamin laki-laki itu tak dapat diselamatkan," ujar Ardiyanto.
Pada saat kejadian, para tetangga mereka bahkan ikut berupaya memadamkan api dengan air dan alat seadanya. Si anak kemudian dilarikan ke Rumah Sakit bersama ibunya, namun nyawa si anak tak dapat diselamatkan.
"Anaknya itu mengalami luka bakar cukup serius, untuk si ibunya luka bakar di bagian tangan dan beberapa bagian tubuhnya saja. Kalau suaminya juga ikut terbakar, namun tidak begitu parah," kata Ardiyanto
Saat ini, si anak balita itu sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Sedangkan Heni dan Ridwan masih dalam perawatan di Rumah Sakit.