PEKANBARU (RJ) - Keberhasilan Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru dalam memberikan layanan darurat terpadu menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dipimpin langsung Wakil Bupati Solok Chandra, rombongan melakukan studi banding untuk mempelajari sistem penanganan kedaruratan yang dinilai mampu menghadirkan respons cepat melalui kolaborasi lintas instansi.
Kunjungan tersebut difokuskan ke pusat layanan kedaruratan TRC 112 Pekanbaru Aman dan disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar.
Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau ruang operasional serta berbagai fasilitas yang digunakan operator dan dispatcher TRC 112. Mereka juga mendapat pemaparan mengenai mekanisme penanganan laporan darurat masyarakat, mulai dari kebakaran, layanan medis, hingga gangguan ketenteraman dan ketertiban umum.
Sistem TRC 112 Pekanbaru dinilai berhasil mengintegrasikan koordinasi antarinstansi, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta Satpol PP. Pola kerja terpadu tersebut mampu mempercepat waktu tanggap (response time) saat menangani berbagai kondisi darurat.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung sistem layanan kedaruratan terpadu yang telah diterapkan Pemko Pekanbaru.
"Kunjungan rombongan Pemkab Solok ke TRC 112 Pekanbaru Aman untuk melihat langsung sistem penanganan kedaruratan terpadu yang diterapkan oleh pemerintah kota," ujarnya.
Menurutnya, kunjungan ini menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus studi banding terkait pemanfaatan teknologi, pengelolaan pengaduan masyarakat, serta sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat dan efektif.
Pemko Pekanbaru berharap pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Solok dalam mengembangkan layanan kedaruratan yang terintegrasi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan semakin mempererat kerja sama dan hubungan antardaerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)