Legislatif - Legislatif

Komisi III DPRD Pekanbaru Panggil Disdik soal Alih Fungsi SD 01 Menjadi Kawasan Pasar

Administrator
962 view
Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Yasser Hamidy

RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru - Rencana alih fungsi SD Negeri 01 Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Senapelan menuai gejolak dilapangan, berbagai pihak terutama wali murid menolak rencana Pemerintah Kota Pekanbaru merubah SD 01 menjadi kawasan pasar.

Para wali murid khawatir alih fungsi SD 01 tersebut akan berimbas kepada nasib para siswa-siswi termasuk para guru yang hingga saat ini belum mengetahui pasti akan dipindahkan kemana.

Menyikapi persoalan tersebut Komisi III DPRD Kota Pekanbaru langsung memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru pada Selasa (28/12/2021) siang.

Ketua Komisi III, Yasser Hamidy mengatakan bahwa pada dasarnya berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, rencana alih fungsi SD 01 tersebut semata-mata untuk kepentingan dan kenyamanan bersama.

"Tadi kita sudah sampaikan kepada Disdik agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, harus mempertimbangkan banyak hal termasuk terhadap masukan-masukan dari masyarakat agar tidak ada yang dirugikan," Ujar Yasser usai Hearing.

Terkait informasi alih fungsi SD 01 akan dijadikan kawasan pasar, Yasser membenarkan hal tersebut, namun Yasser mengkhawatirkan alih fungsi SD 01 tersebut akan senasib dengan alih fungsi SD 19 menjadi pasar beberapa lalu, dimana bukti dilapangan mendapati penggunaan pasar malah tidak maksimal.

"Makanya kita tekankan tadi pertimbangkan betul-betul sebelum alih fungsi SD 01 ini direalisasikan," Singkat Yasser.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Muzailis menyebutkan rencana alih fungsi SD 01 tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai aspek lingkungan, keamanan hingga aspek kesehatan.

"SD 01 ini berada dikawasan pasar, jadikan menimbulkan bau yang ngak enak buat aktivitas belajar, belum lagi kondisi sekolah yang sangat berdekatan dengan jalan hal ini juga menjadi aspek keamanan yang jadi pertimbangan kita termasuk aspek kesehatab, kalau setiap hari anak-anak disuguhkan dengan lingkungan yang tidak sehat ini tentu tidak baik juga," Ujar Muzailis.

Muzailis maklum wali murid mengaku belum mengetahui ke mana anaknya akan dipindahkan, karena memang saat ini pendataan sedang dilakukan. Bahkan ia menjamin para siswa dan guru mendapatkan tempat yang layak.

"Anak-anak tetap kita jamin tidak ada yang dirugikan, dan memang saat ini kita sedang melakukan pendataan. Kami sampaikan sama orang tua, cocok tidak anak ibuk disini. Kalau tidak, dimana maunya. Kami tanya. Kami petakan sesuai tempat tinggalnya yang berdekatan. Orang tua pasti dibawa diskusi. Ini memang belum dieksekusi," paparnya.

Penulis
: Eza
Editor
: Rj1
Tag: