Pendidikan - Pendidikan

Akses Sekolah Diperluas, SPMB Domisili Jadi Harapan Baru Tekan Putus Sekolah

Administrator
512 view
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar.
PEKANBARU (RJ) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengarahkan sistem penerimaan murid baru berbasis domisili sebagai langkah konkret memperluas akses pendidikan. Skema ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk menekan angka anak putus sekolah, sekaligus membuka kesempatan lebih adil bagi seluruh anak, termasuk kelompok rentan.

Pemko Pekanbaru menerima berbagai masukan dari Forum Anak Kota Pekanbaru, terutama terkait masih terbatasnya akses pendidikan bagi sebagian anak. Menjawab hal tersebut, pemerintah mendorong perubahan sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) menjadi berbasis domisili.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, menyampaikan bahwa sistem domisili yang menggantikan pola zonasi diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan pendidikan dan mengurangi hambatan bagi anak untuk bersekolah.

"Dengan sistem domisili ini, kami berharap tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan, sehingga angka putus sekolah bisa ditekan," ujarnya.

Tak hanya itu, Forum Anak juga menyoroti pentingnya perhatian bagi kelompok rentan, seperti anak penyandang disabilitas dan anak jalanan. Mereka mendorong adanya kebijakan afirmasi agar kelompok tersebut mendapat kesempatan lebih besar untuk mengakses pendidikan.

Menanggapi hal itu, Pemko Pekanbaru membuka peluang penerapan jalur afirmasi sebagai bentuk dukungan nyata bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Ke depan, Pemko berkomitmen memperkuat kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, agar setiap anak di Pekanbaru memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. (*)

Penulis
: Administrator