Jelang Iduladha, DPKH Riau Kerahkan Tenaga Veteriner dan Mahasiswa Awasi Hewan Kurban

Administrator
502 view
Kepala Dinas PKH Riau Mimi Yuliani Nazir.
PEKANBARU (RJ) - Menjelang Iduladha 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau memperketat pengawasan hewan kurban dengan melibatkan tenaga veteriner hingga mahasiswa kedokteran hewan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang akan disembelih memenuhi syarat kesehatan, cukup umur, serta aman dikonsumsi masyarakat.

Selain memeriksa kondisi hewan, pengawasan tahun ini juga difokuskan pada pencegahan penyebaran penyakit dan penerapan standar kebersihan selama proses penyembelihan di masjid maupun lokasi kurban lainnya.

Kepala Dinas PKH Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, petugas akan lebih aktif turun langsung ke lapangan dan melakukan sosialisasi kepada panitia kurban.

"Petugas diminta datang lebih awal ke masjid agar sosialisasi terkait syarat umur hewan dan tata cara penyembelihan yang higienis bisa berjalan maksimal," ujar Mimi, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, DPKH Riau juga menyiapkan dukungan berupa alat pelindung diri (APD) dan desinfektan sebanyak empat liter untuk setiap masjid yang menjadi lokasi pengawasan.

Untuk memperkuat pengawasan, DPKH Riau turut melibatkan 67 mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Riau yang akan membantu pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai daerah.

Selain kesehatan hewan, aspek kebersihan dan pengelolaan limbah penyembelihan juga menjadi perhatian. Petugas diminta memastikan proses penanganan daging dan jeroan dilakukan secara terpisah untuk menjaga kualitas pangan.

DPKH Riau juga mendorong pengurangan penggunaan plastik saat proses kurban dengan memanfaatkan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti daun pisang.

Seluruh hasil pengawasan nantinya akan dilaporkan melalui sistem digital sebagai bahan evaluasi bersama tim pengawas dan panitia kurban. Pemerintah berharap langkah ini dapat membuat pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lebih aman, sehat, dan sesuai standar kesehatan veteriner. (*)

Penulis
: Administrator