Vaksin-vaksin tersebut tidak akan dikirimkan begitu saja. Sebelum didonasikan, vaksin yang tidak terpakai akan dikembalikan ke fasilitas penyimpanan vaksin milik pemerintah untuk diperiksa kualitas dan tanggal kadaluarsanya.
Sekitar 80% vaksin yang tidak terpakai tersebut akan disumbangkan melalui COVAX, yaitu inisiatif global yang diprakarsai WHO dan organisasi lain yang bertujuan untuk menciptakan akses vaksin COVID-19 yang merata di seluruh dunia. COVAX kemudian akan menentukan negara-negara mana saja yang akan mendapatkan sumbangan vaksin tersebut.
Sementara 20% vaksin sisanya akan dikirimkan oleh Jerman ke negara-negara yang mereka pilih sendiri. Tiga negara yang sudah masuk dalam daftar adalah Ukraina, Armenia, dan Namibia.
Selain itu, negara-negara Balkan Barat yaitu Albania, Bosnia dan Herzegovina, Kosovo, Montenegro, Macedonia Utara, dan Serbia juga akan mendapatkan tiga juta vaksin.
Sc: Kumparan.com