Kejar Target Rp499,9 Miliar, Bupati Kampar Minta OPD Maksimalkan Pendapatan Daerah

Administrator
501 view
Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026.

BANGKINANG KOTA (RJ) - Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026 dan meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih agresif menggali potensi pendapatan. Hingga akhir Mei 2026, realisasi PAD baru mencapai Rp165,1 miliar atau 33,01 persen dari target Rp499,9 miliar.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Kamis (4/6/2026), itu turt dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, Pj Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Kampar.

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa peningkatan PAD menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah agar Kampar tidak terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

"Kampar memiliki banyak potensi yang bisa dioptimalkan, baik dari sektor pajak daerah, retribusi maupun pengelolaan aset daerah. Karena itu, diperlukan sinergi dan kerja sama seluruh pihak untuk meningkatkan penerimaan daerah," ujarnya.

Menurutnya, rapat tersebut menjadi forum strategis untuk menyusun langkah-langkah percepatan pencapaian target PAD sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah tanpa membebani masyarakat.

Sejumlah strategi yang dibahas antara lain digitalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi, intensifikasi serta ekstensifikasi objek pajak, peningkatan pengawasan, hingga optimalisasi kinerja petugas pemungut di lapangan.

Bupati juga meminta setiap OPD yang mengelola sumber pendapatan daerah menyusun target yang realistis dan meningkatkan koordinasi agar capaian PAD bisa terus ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kampar, Zamhur, melaporkan bahwa target pendapatan daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2,59 triliun. Hingga 30 Mei 2026, realisasinya telah mencapai Rp1,02 triliun atau 39,54 persen.

Adapun target PAD tahun ini sebesar Rp499,9 miliar, dengan realisasi mencapai Rp165,1 miliar atau 33,01 persen. Pendapatan tersebut berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah, serta dana transfer.

Menutup rapat, Ahmad Yuzar menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan terukur dalam mengoptimalkan penerimaan daerah.

Ia berharap peningkatan PAD dapat memperkuat kemampuan fiskal Kabupaten Kampar sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan. (*)

Penulis
: Administrator