Pekanbaru (RJ) - Salah satu bukti keberpihakan calon Wali Kota Pekanbaru nomor urut 1, Muflihun saat diamanahkan pemerintah pusat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru adalah Program Santunan Kematian, yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) kepada ahli waris atau keluarga yang sedang berduka.
Namun, ketika Muflihun tidak lagi menjabat, program tersebut 'tinggal kenangan' atau tidak lagi dijalankan oleh Pemko. Hal ini diungkapkan calon Wakil Wali Kota Pekanbaru nomor urut 1, Ade Hartati.
Dikatakan Ade, pada masa Muflihun memimpin Kota Pekanbaru, program santunan kematian berjalan di tengah masyarakat dan langsung dirasa oleh masyarakat luas. "Sama-sama kita ketahui bahwa program ini sangat menyentuh langsung terutama keluarga ekonomi lemah, tentu akan sangat terbantu ketika ditinggal keluarga tercinta, diberi santunan sebesar Rp1 Juta," ujarnya.
"Paling tidak, pulang dari makam ada uang belanja selama seminggu. Itulah maksud pak Muflihun. Sekarang sudah di stop pulak lagi," jelas Ade, dihadapan masyarakat Kecamatan Bina Widya saat kampanye dialogis beberapa waktu lalu.
Selain itu, program prioritas lainnya adalah berobat gratis yang dipersembahkan Muflihun untuk masyarkat Kota Pekanbaru.
Diakui Politisi perempuan ini, selama 3 (tiga) periode sebagai Anggota DPRD, ia hampir setiap hari menerima pengaduan masyarakat terkait sulitnya untuk berobat.
"Nah ketika Muflihun dipercaya pemerintah pusat menjadi Pj Walikota Pekanbaru, yang pertama beliau lakukan adalah memastikan seluruh masyarakat Pekanbaru bisa berobat gratis menggunakan KTP," ungkapnya.
"Program itu diambil oleh Pak Muflihun sebagai program prioritas karena beliau tahu betul sebagai anak Pekanbaru, persoalan yang ada di Pekanbaru yakni sulitnya berobat," tambahnya.
Terakhir, Ade menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada tanggal 27 November 2024 mendatang dan memilih pemimpin yang diyakini berpihak pada nasib masyarakat, berpihak pada apa yang dirasakan masyarakat, karena banyak calon pemimpin yang hanya berjanji.
"Pak muflihun sudah membuktikan, sudah teruji dengan program-programnya yang hari ini satu persatu sudah tidak ada lagi. Mari sama-sama kita dukung pak Muflihun paslon nomor urut 1 agar bisa melanjutkan program yang sudah beliau laksanakan ketika menjabat Pj Walikota yang 2 tahun lamanya," papar Ade.