Pekanbaru (RJ) - Tokoh masyarakat sekaligus mantan Anggota DPRD Riau, Husaimi Hamidi menyatakan dukungannya kepada calon Wali Kota nomor urut 1, Muflihun SSTP MAP. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini sadar bahwa keputusan tersebut berisiko terhadap dirinya sebagai kader.
Hal ini disampaikan Husaimi dihadapan ribuan warga yang memadati Lapangan Pemuda, Jalan Bumi Sejahtera, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, saat menghadiri kampanye dialogis calon Wali Kota Pekanbaru nomor urut 1, Muflihun beberapa waktu lalu.
"Partai saya mendukung pasangan calon lain. Saya sudah diberi peringatan oleh partai, tapi saya tidak masalah. Saya cinta Pekanbaru. Kalau bukan Muflihun yang memimpin, saya takut kota ini akan semakin parah,” tegas Husaimi di hadapan massa yang bersorak mendukung pernyataannya.
Husaimi, yang mengaku mengenal Muflihun selama 10 tahun saat bersama-sama di DPRD Riau, memberikan alasan kuat di balik keputusannya. "Saya tahu betul siapa Muflihun. Dia orang yang komitmen. Pekanbaru butuh pemimpin dengan komitmen, dan itu ada pada Muflihun," tambahnya.
Program Prioritas untuk Masyarakat Pekanbaru
Dalam pidatonya, Muflihun menegaskan kembali lima program prioritas yang sudah dijalankannya selama dua tahun menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Pekanbaru. Program-program tersebut adalah:
1. Berobat Gratis dengan KTP
2. Dokter On Call
3. Santunan Kematian
4. Bunga Pinjaman 0% untuk UMKM
5. Beasiswa bagi Anak Pekanbaru
"Program ini murni untuk masyarakat Pekanbaru. Jika diberi amanah, tentu akan kami tingkatkan agar manfaatnya lebih dirasakan," ujar Muflihun, yang disambut riuh tepuk tangan.
Muflihun juga menekankan keunggulannya dibandingkan calon lain. Sebagai lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), ia memiliki pengetahuan mendalam tentang tata kelola pemerintahan. Selain itu, dukungan dari Partai Gerindra, partai pengusung presiden, memberikan peluang besar untuk menarik anggaran pusat (APBN) guna mempercepat pembangunan di Pekanbaru.
Anak Kota Pekanbaru yang Paham Warganya
Muflihun menutup pidatonya dengan menyebut dirinya sebagai "satu sarung anak Kota Pekanbaru," menggambarkan kedekatannya dengan masyarakat. Baginya, memimpin Pekanbaru bukan sekadar amanah, tetapi juga panggilan hati untuk membawa kota ini menjadi lebih baik.
Husaimi Hamidi, yang hadir dengan penuh antusias, berharap masyarakat Pekanbaru dapat melihat rekam jejak dan integritas Muflihun. "Kita harus mendukung pemimpin yang benar-benar berkomitmen dan punya pengalaman. Masa depan Pekanbaru ada di tangan kita," tutupnya.
Sorak-sorai warga semakin menggema, menjadi bukti bahwa Muflihun tidak hanya mendapatkan dukungan politis, tetapi juga kepercayaan masyarakat. Kampanye dialogis ini pun menjadi momentum penting menjelang Pilwako Pekanbaru yang semakin dekat.