Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Kampar Tanam Pohon dan Ajak Warga Jaga Alam

Administrator
504 view
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, memimpin apel peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Rabu (10/6/2026).
BANGKINANG KOTA (RJ) - Semangat menjaga kelestarian lingkungan mewarnai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Kampar, Rabu (10/6/2026). Bupati Kampar Ahmad Yuzar, memimpin apel peringatan yang dirangkai dengan aksi penanaman pohon dan kerja bakti lingkungan di sejumlah titik di Kota Bangkinang.

Kegiatan dipusatkan di kawasan Bangkinang Riverside dan diikuti Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, unsur Forkopimda, kepala OPD, ASN, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Usai memimpin apel, Ahmad Yuzar melakukan penanaman pohon di kawasan Bangkinang Riverside dan Embung Sungai Sonsang sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperluas ruang terbuka hijau.

Dalam amanatnya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga alam.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam. Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan investasi penting bagi generasi masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai persoalan lingkungan seperti sampah, pencemaran, hingga berkurangnya kawasan hijau perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Aksi penanaman pohon yang dilakukan bertujuan meningkatkan tutupan hijau, menjaga kualitas udara, mencegah erosi, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Setelah penanaman pohon, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti lingkungan atau korve yang difokuskan pada pembersihan fasilitas umum, saluran drainase, dan sejumlah kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Seluruh peserta terlibat secara gotong royong membersihkan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.

Bupati Kampar berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, tetapi mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika dilakukan secara konsisten, kita dapat mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” harapnya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Kampar berlangsung penuh semangat dan menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. (*)

Penulis
: Administrator