Ratusan RT-RW Kulim Dikukuhkan, Fajri: Kami Tak Bisa Bekerja Sendiri

Administrator
502 view

PEKANBARU (RJ) - Pembangunan di tingkat kecamatan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Peran ketua RT, RW hingga kelompok Dasa Wisma menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program benar-benar sampai kepada masyarakat.

Semangat itulah yang ditekankan dalam pelantikan dan pengukuhan pengurus RT, RW dan Dasa Wisma se-Kecamatan Kulim di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya, Sabtu (8/8/2026) malam.

Sebanyak 17 ketua RW, 66 ketua RT dan 244 pengurus Dasa Wisma dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Pelantikan dilakukan Wali Kota Pekanbaru.

Camat Kulim Fajri Adha mengatakan pelantikan tersebut menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat. Antusiasme warga bahkan jauh melampaui perkiraan panitia.

"Ini acara yang ditunggu-tunggu seluruh ketua RT dan RW di Kecamatan Kulim. Buktinya, kami mengundang sekitar 1.000 orang, tetapi yang hadir hampir 2.000 orang. Apalagi wali kota hadir, warga tentu sangat antusias," katanya.

Saat ini, Kecamatan Kulim memiliki 55 RW dan 189 RT. Selain ketua RT dan RW, sebanyak 244 kelompok Dasa Wisma juga turut dikukuhkan.

Menurut Fajri, proses pemilihan ketua RT dan RW di Kulim berlangsung cukup dinamis. Namun, ia justru melihat dinamika tersebut sebagai tanda bahwa jabatan di tingkat masyarakat semakin diminati.

"Kalau tidak ada dinamika, semuanya berjalan santai, berarti ketua RT dan RW tidak diminati. Sekarang, menjadi ketua RT dan RW justru menjadi kebanggaan. Meskipun sebagian besar pekerjaannya bersifat sosial," ujarnya.

Karena itu, Fajri meminta para ketua RT dan RW yang telah dikukuhkan tidak memandang tugas tersebut semata-mata sebagai jabatan. Lebih dari itu, posisi tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Layanilah warga dengan sepenuh hati. Kita bekerja bukan karena apa-apa, tetapi hanya mengharapkan rida Allah. Kalau rida Allah sudah kita dapatkan, mudah-mudahan hati pemimpin dan warga juga akan kita dapatkan," tuturnya.

Fajri menilai kekompakan seluruh unsur masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung berbagai program Pemerintah Kota Pekanbaru.

Menurutnya, pemerintah kecamatan dan kelurahan tidak mungkin menjalankan seluruh program tanpa dukungan masyarakat. Ketua RT, RW dan kelompok Dasa Wisma justru berada paling dekat dengan warga sehingga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

"Kalau kita kompak dan bekerja sama untuk mendorong program Pemko Pekanbaru, Kecamatan Kulim bisa semakin sejahtera. Syaratnya hanya satu, kompak," tegasnya.

Ia menggambarkan jaringan RT, RW dan Dasa Wisma sebagai kekuatan besar yang dapat membantu pemerintah menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Dengan ratusan pengurus yang tersebar di setiap lingkungan, berbagai program pemerintah dapat disampaikan lebih cepat sekaligus memperoleh umpan balik langsung dari masyarakat.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Camat tidak mungkin bekerja sendiri, lurah juga tidak mungkin. Tanpa bantuan ibu-ibu di tingkat terkecil dan tanpa bantuan bapak-bapak ketua RT dan RW, kami bukan apa-apa," ungkap Fajri.

Ia berharap seluruh ketua RT, RW dan pengurus Dasa Wisma yang telah dikukuhkan dapat membangun satu gerak bersama dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Fajri mengibaratkan seluruh unsur tersebut sebagai satu perahu besar yang bergerak bersama Pemerintah Kota Pekanbaru. Jika semua pihak memiliki arah yang sama, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat akan lebih mudah diwujudkan.

"Kita ikut membantu menjalankan program pemerintah di Kecamatan Kulim. Karena itu, mari kita bekerja sama dan saling membantu untuk mewujudkan warga Kulim yang lebih sejahtera," pungkasnya. (*)

Penulis
: Administrator