Kesehatan - Kesehatan

Waspada Virus Nipah, Dinas PKH Riau Perkuat Pengawasan Ternak dan Deteksi Dini

Administrator
572 view
Ilustrasi.
PEKANBARU (RJ) - Ancaman penyebaran Virus Nipah membuat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau meningkatkan kewaspadaan. Pengawasan lalu lintas ternak diperketat, laboratorium diperkuat, dan peternak diminta aktif melapor jika menemukan gejala mencurigakan.

Menyusul terbitnya Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan terkait peningkatan kesiapsiagaan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau langsung mengambil langkah cepat.

Kepala Dinas PKH Riau Mimi Yuliani Nazir menegaskan, pihaknya tidak ingin lengah menghadapi potensi masuknya Virus Nipah ke wilayah Riau.

"Kewaspadaan harus diperkuat sejak dini, mulai dari sistem laboratorium hingga pengawasan lalu lintas hewan dan produk hewan. Semua lini harus siap," ujarnya, Senin (2/3/2026).

Sebagai tindak lanjut, Dinas PKH menggelar rapat internal yang melibatkan seluruh bidang teknis, mulai dari kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, produksi dan agribisnis peternakan, hingga UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan.

Langkah yang dilakukan antara lain memetakan wilayah rawan, memperketat pengawasan di pintu masuk ternak, serta meningkatkan kapasitas deteksi dini melalui penguatan laboratorium veteriner.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat melalui pendekatan One Health, mengingat Virus Nipah termasuk penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Karena itu, kerja sama dengan instansi kesehatan dan otoritas terkait menjadi bagian penting dalam sistem kewaspadaan dini.

Dinas PKH Riau juga mengimbau para peternak untuk meningkatkan biosekuriti di kandang, membatasi kontak ternak dengan satwa liar, serta segera melapor jika menemukan gejala penyakit yang tidak biasa.

"Jika ada tanda mencurigakan pada hewan, segera laporkan agar bisa ditangani cepat dan tepat," tegas Mimi.

Dengan langkah antisipatif ini, Pemprov Riau berharap sistem deteksi dan respons dini terhadap potensi ancaman Virus Nipah dapat berjalan optimal, sehingga kesehatan hewan dan masyarakat tetap terjaga. (*)

Penulis
: Administrator