Legislatif - Legislatif

Dewan Minta Penegakan PPKM Level 4 di Pekanbaru Harus Humanis serta Dievaluasi karena Dinilai Tidak Efektif

Administrator
865 view

RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru Hamdani, meminta Tim Yustisi dalam penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Pekanbaru harus mengedepankan sikap humanis atau kemanusiaan.

Jangan dalam penegakan PPKM Level 4 terjadi hal yang tidak diinginkan antara Tim Yustisi dan masyarakat.

"Sudah kita tekankan dalam rapat. Alhamdulillah respon Forkopimda baik. Aparat dari Tim Yustisi bersikap tegas namun tetap humanis," kata Hamdani, Rabu (28/7).

Hamdani menambahkan, saat ini semua dalam keadaan kurang baik, jangan sampai tindakan yang kurang tepat di lapangan menjadi pemicu bentrokan yang menimbulkan masalah baru.

"Kita semua dalam keadaan lelah, masyarakat lelah begitu juga aparat, tapi diminta tetap mengedepankan bagaimana bisa humanis," ujarnya.

Penerapan PPKM Level 4 ini tidak bisa ditolak, sebab ini merupakan kewajiban dari Pemerintah Pusat sedangkan daerah hanya menerapkannya saja. Namun, ada beberapa kebijakan khusus yang diterapkan oleh pemerintah dalam penerpannya.

"PPKM ini lebih akomodatif bagi masyarakat kecil, memberikan peluang bagi masyarakat untuk tetap beraktifitas. Terlalu ketat dengan pengawasan sementara tidak cukup bantuan kepada masyarakat, menimbang hal ini makanya diterapkan lebih akomodatif," singkat Hamdani.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan memint Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk melakukan evaluasi PPKM Level 4 sebelum berakhir 2 Agustus 2021 nanti. Dinilai tidak efektif.

"Kalau kita lihat PPKM inikan tidak efektif. Bahkan sebelumnyakan kita juga telah melaksanakan PPKM Mikro dan ditambah lagi sekarang dengan PPKM Level 4, dan jumlah kasus positif pun tetap naik, makanya kita minta Pemko Pekanbaru mengevaluasi PPKM ini," kata Ruslan.

Politisi PDI Perjuangan ini, sedari awal memanh tidak setuju dengan penerapan PPKM level 4 ini. Menurutnya, banyak hal tidak baik yang ditimbulkan dari pelaksanaannya.

"Ditambah lagi jam operasional, jalan juga di batasi dan di sekat terus, takutnya rakyat akan marah. Sementara kompensasi tidak diberikan, dan mau makan apa rakyat," terangnya.

Disisi lain, Ruslan juga mengapresiasi seluruh tim yustisi yang bekerja di lapangan selama PPKM berlangsung, siang dan malam.

"Kita apresiasi seluruh tim dilapangan, dan jangan sampai anggaran buat tim yang bertugas di lapangan juga tidak diberikan. Karenakan mereka juga telah panas-panasan di lapangan, dan hal itu juga berpengaruh terhadap imun mereka," ucapnya.

Penulis
: Eza
Editor
: Rik
Sumber
: Riaujurnal.com
Tag: