Legislatif - Legislatif

Dua Bus Listrik Mulai Beroperasi, DPRD: Infrastruktur dan Minat Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan

Administrator
504 view
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.

PEKANBARU (RJ) - Pengoperasian dua unit bus listrik di Kota Pekanbaru mendapat apresiasi dari DPRD Kota Pekanbaru. Namun, keberhasilan transportasi ramah lingkungan tersebut dinilai tidak hanya bergantung pada armada yang tersedia, melainkan juga kesiapan infrastruktur serta kemampuan pemerintah menarik minat masyarakat untuk beralih ke transportasi umum.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri mengatakan, kehadiran bus listrik merupakan bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi yang lebih modern sekaligus mengurangi polusi udara di perkotaan.

“Tentu fokus pengoperasian bus listrik itu bagaimana menjadi transportasi ramah lingkungan dan membuat kota lebih bebas dari polusi. Bus listrik ini juga untuk mendukung keindahan Kota Pekanbaru,” kata Azwendi, Rabu (10/6/2026).

Meski demikian, politisi Partai Demokrat itu mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya menghadirkan armada baru, tetapi bagaimana meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

Ia menilai rendahnya tingkat penggunaan transportasi publik di Pekanbaru perlu menjadi perhatian serius agar program yang dijalankan pemerintah dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Yang kita sayangkan sampai hari ini animo masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum masih sangat minim. Ini perlu dikaji ulang bagaimana cara menarik minat masyarakat,” ujarnya.

Azwendi menegaskan bahwa pengembangan transportasi umum harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang memadai. Mulai dari halte yang representatif, jalur pedestrian yang aman dan nyaman, hingga jaminan keamanan bagi para penumpang.

Selain itu, pemerintah juga perlu memetakan wilayah-wilayah dengan mobilitas tinggi agar layanan bus listrik dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.

“Mungkin perlu dipetakan zona mana yang diprioritaskan. Infrastruktur seperti halte, pedestrian, keamanan dan kenyamanan penumpang juga harus ditingkatkan,” jelasnya.

Ia berharap ke depan sistem transportasi umum di Pekanbaru dapat terintegrasi dengan kawasan pendidikan, perkantoran, pusat perdagangan, hingga lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Menurut Azwendi, kemudahan akses dan konektivitas menjadi faktor penting untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

“Harapannya masyarakat pelan-pelan bisa bergeser menggunakan transportasi umum, baik anak sekolah, pegawai, maupun pekerja lainnya. Ini juga bisa membantu mengurangi kemacetan,” pungkasnya.

Pengoperasian dua bus listrik ini menjadi langkah awal Pemko Pekanbaru dalam membangun sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan program tersebut dinilai akan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur serta kepercayaan masyarakat untuk menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam beraktivitas. (*)

Penulis
: Administrator