RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru - Ratusan guru yang lulus Passing Grade (P1) tahun 2021 mendatangi Komisi III DPRD Kota Pekanbaru. Mereka mempertanyakan solusi bagaimana agar masuk menjadi ASN PPPK mengingat kuota yang tersedia di Pemerintah Kota hanya sebanyak 260 orang.
Ketua Badan Khusus Honorer PGRI Provinsi Riau, Eko Wibowo SPdi mengatakan kedatangan para guru yang hadir saat ini memperjuangkan nasib mereka agar dapat menjadi ASN PPPK. Dimana sebanyak 300an guru yang lulus P1 2021 menunggu formasi penempatan. Harapannya agar Pj Walikota segera memberikan solusi.
"Kami menunggu formasi yang kurang sebanyak 300an guru. 2023 nanti kami berharap mendapatkan SK PPPK dari Pj Walikota. Pak Pj bersama dengan OPD untuk memperjuangkan SK ASN yang lulus P1 di tahun 2021 kemarin. Kami minta Pj Wako segera melobi Pemerintah Pusat untuk memberikan formasi sebanyak yang lolos P1 di 2021 kemaren sehingga di 2023 mendapatkan SK ASN PPPK," terang Eko, Selasa (15/11/2022).
Lanjut Eko, sejauh ini pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar mendapatkan jalan keluar dan aspirasi para guru ini dapat direalisasi
"Kami selalu berkoordinasi termasuk ke Komisi III selaku wakil rakyat, BKPSDM Kota Pekanbaru serta Disdik Pekanbaru. Mudah-mudahan, dapat menjadi harapan dari semua guru honorer yang lulus P1untuk di Kota Pekanbaru," harap Eko.
Menjawab persoalan yang dialami guru-guru, Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti memberi apresiasi kepada guru-guru yang datang menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Kota Pekanbaru dalam hal ini Komisi III. Kedatangan para guru menyampaikan keinginannya bahwa mereka semua sudah lulus dari test Passing Grade (P1), sedangkan fomasi yang lulus itu sekitar 800 orang sementara formasi yang tersedia dari Pemerintah Kota Pekanbaru itu hanya 260 orang.
"Mengacu pada PERMENPAN-RB No. 20 tahun 2022 itu bahwa usulan formasi itu diusulkan oleh pemerintah kabupaten/kota setempat. Artinya kewenangannya ada di kita, ketika kewenangannya ada di kita tentu untuk menampung yang hari ini belum dapat formasi dan sudah lulus Passing Grade (P1) itu kita akan dorong Pemerintah Kota untuk menambah formasi kuota baru di tahun 2023," ungkap Ida, usai melakukan pertemuan bersama ratusan guru.
Menurut Ida, dirinya juga sudah menanyakan kepada BKPSDM berapa kebutuhan kita di tahun depan untuk tenaga guru yang pensiun.
"Sekarang kan sisa dari formasi yang belum dapat dan sudah lulus P1 itu hanya 300 orang lagi. Hanya untuk guru pensiun saja sudah bisa menampung dari bapak/ibu guru yang sudah lulus P1 hari ini," jelasnya.
Ida juga mengatakan, pihaknya yakin dan optimis apa yang diperjuangkan bersama-sama pada hari ini, guru yang belum terangkat ini akan kita angkat di tahun 2023.
"Kita juga akan berkoordinasi dengan Pj Walikota Pekanbaru, mudah-mudahan ini hasil kerja beliau di massa beliau menjabat sebagai Pj dan juga ini hasil kerja kami selama kami di periode ini sebelum berakhir di tahun 2024," harap Ida.