Agung Jadwalkan Berkantor Bergilir di 15 Kecamatan, Fokus Benahi Layanan Warga

Administrator
505 view
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
PEKANBARU (RJ) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mulai menerapkan pola kerja baru dengan berkantor secara bergilir di seluruh kecamatan. Program yang dijadwalkan berlangsung sebulan sekali itu bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

Program berkantor di kecamatan akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut akan diisi dengan rapat koordinasi dan coffee morning bersama seluruh camat.

Menurut Agung, pola kerja ini dibuat agar pemerintah dapat melihat langsung persoalan yang terjadi di masyarakat serta mempercepat pengambilan keputusan.

"Sekarang kita membuat kegiatan baru, kebiasaan baru di Kota Pekanbaru. Setiap satu bulan sekali kami akan melaksanakan coffee morning bersama seluruh camat di kecamatan yang berbeda-beda," ujar Agung.

Program tersebut telah dimulai dari Kantor Camat Marpoyan Damai pada pertengahan Mei lalu. Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan di Pekanbaru.

"Bulan depan bisa lagi di kecamatan lain, sehingga nanti terus kita putar sebulan sekali di 15 kecamatan," katanya.

Agung menjelaskan, selain menjadi forum koordinasi, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk memetakan persoalan yang paling mendesak di tengah masyarakat. Berbagai isu strategis seperti perbaikan jalan lingkungan, penanganan banjir, persoalan sampah, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus pembahasan.

Ia menilai pendekatan langsung ke kecamatan penting dilakukan agar persoalan masyarakat dapat diketahui lebih cepat tanpa harus menunggu laporan berjenjang.

Tak hanya itu, Wali Kota juga ingin memastikan kualitas pelayanan di setiap kecamatan memiliki standar yang sama sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang merata.

"Yang paling utama bagaimana menertibkan pelayanan di tingkat kecamatan, sehingga di 15 kecamatan ini betul-betul memiliki standar pelayanan yang sama," tutupnya. (*)

Penulis
: Administrator