RIAUJURNAL.COM, Teluk Kuantan - Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Kecamatan Hulu Kuantan habis di babat para mafia tanah. Pasalnya para mafia tanah saat ini membabat ratusan sampai dengan ribuan hektar dengan 6 unit excapator di dalam kawasan HPT tersebut.
"Lihat pak HPT di daerah Kecamatan Hulu Kuantan terancam gundul, banyak alat berat melakukan stecking/perambahan liar dengan modus koperasi. Modus ini dari tahun ke tahun di perankan oleh oknum yg sama, nah setelah itu nanti lahan itu langsung di jual sama pengusaha dengan harga yg fantastis, beginilah cara bermain mafia tanah di Kuansing pak, kalau tak percaya chek saja langsung kelapangan banyak disana alat bekerja, " ujar salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan identitas, Sabtu (26/3/2022).

Pada saat awak media bersama tim melakukan chek kelapangan Minggu 27/03/22, benar ditemukan 6 unit excavator sedang merambah HPT di Kecamatan Hulu kuantan.
Pada saat pemilik excavator inisial A & K di konfirmasi membenarkan bahwa alat yang sedang bekerja disana miliknya.
"iya benar pak itu kami yg sedang bekerja untuk koperasi masyarakat," katanya melalui pesan singkat whatshap.
Namun saat dikonfirmasi ketua koperasi tidak bisa menjelaskan apa nama koperasi tersebut dan hanya senyum-senyum simpul saja.
Di lain tempat Kepala UPTD LHK Kabupaten Kuansing Abriman mengatakan "Kita sudah cek lapangan melalui polhut katanya tak ada di jumpai di lapangan," ungkap Abriman dengan nada menutupi (Padahal sampai saat ini excavator tersebut masih bekerja).
Ia pun melanjutkan pembicaraannya "Sampai saat ini saya masih suruh lacak kebenaran info tersebut ya, "jelas Abriman.
Pada saat di tanya Itu pemilik excavator udah mengaku pak mereka yg kerja
Kami tinggal nunggu tanggapan Bapak.?
"Oke siap, Saya suruh lacak anggota sampai saat ini dan kalau benar akan kita proses," tutup Abriman kepala UPTD LHK Kuansing.