Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Api di Empat Daerah Riau

Administrator
501 view
Tim Manggala Agni masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di empat daerah di Riau.

PEKANBARU (RJ) - Tim Manggala Agni masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat daerah di Riau, Kamis (10/9/2026). Sejumlah titik bahkan sudah terbakar berhari-hari, dengan salah satu lokasi di Dumai mencapai sekitar 40 hektare.

Tim Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih melakukan operasi pemadaman di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan personel terus dikerahkan sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi.

"Tim Manggala Agni masih melaksanakan operasi pemadaman di beberapa lokasi karhutla yang sampai saat ini belum padam," kata Ferdian, Kamis siang.

Di wilayah operasi Daops Dumai, terdapat tiga lokasi yang masih ditangani. Di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, kebakaran memasuki hari kedua. Api membakar lahan masyarakat dan hingga Kamis masih belum padam. Satu tim dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Karhutla juga masih terjadi di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir. Kebakaran di lokasi ini telah berlangsung selama tujuh hari dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 7 hektare. Satu tim Manggala Agni masih melakukan penanganan.

Sementara di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sei Sembilan, Kota Dumai, kebakaran memasuki hari keenam. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 40 hektare dan berada di area penggunaan lain (APL).

Penanganan di Bangsal Aceh diperkuat dua tim dari Daops Dumai dan satu regu bantuan dari Daops Labuhanbatu Selatan. Hingga Kamis siang, api masih belum sepenuhnya padam.

"Untuk lokasi yang masih terbakar, personel tetap kita fokuskan pada upaya pemadaman dan pengendalian agar api tidak terus meluas," ujar Ferdian.

Di wilayah Daops Siak, pemadaman dilakukan di dua lokasi.

Di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, penanganan memasuki hari kedua. Karhutla di lahan APL tersebut sudah masuk tahap mopping up atau pendinginan, sekaligus pengecekan untuk memastikan tidak ada titik yang kembali memicu api.

Sedangkan di Desa Sukamulya, Kecamatan Dayun, kebakaran telah berlangsung selama lima hari. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 18 hektare. Dua regu Manggala Agni masih dikerahkan karena api belum sepenuhnya padam.

Satu lokasi lainnya masih menjadi perhatian di wilayah kerja Daops Rengat, yakni Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.

Karhutla di lokasi tersebut telah memasuki hari ke-14 dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 20 hektare. Dua regu Manggala Agni masih diterjunkan untuk melakukan pemadaman.

Ferdian mengatakan lamanya proses pemadaman di sejumlah lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Kondisi lapangan membuat penanganan di beberapa titik membutuhkan waktu lebih panjang.

"Penanganan di lapangan terus dilakukan sampai api benar-benar padam. Setelah pemadaman, tim juga melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala," katanya.

Ia menegaskan personel Manggala Agni akan terus memantau lokasi yang masih terbakar dan melakukan pengendalian agar api tidak meluas ke wilayah lain.

"Yang paling penting adalah api dapat dikendalikan dan tidak meluas. Tim di lapangan tetap bekerja melakukan pemadaman sesuai kondisi masing-masing lokasi," ujar Ferdian. (*)

Penulis
: Administrator