Tutup Parit dan Picu Banjir, 17 Bangunan di Jalan Air Hitam Pekanbaru akan Ditertibkan

Administrator
506 view
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto.

PEKANBARU (RJ) - Sebanyak 17 bangunan liar yang berdiri di atas parit di Jalan Air Hitam, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, segera ditertibkan. Bangunan yang sebagian besar digunakan sebagai warung itu dinilai menghambat aliran drainase hingga memicu genangan dan banjir di jalan maupun permukiman warga.

Penertiban dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi parit sekaligus mendukung rencana normalisasi drainase di kawasan tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Desheriyanto mengatakan, keberadaan bangunan di atas parit membuat saluran drainase tertutup dan tidak berfungsi secara maksimal.

"Keberadaannya menutup parit, dan menyebabkan banjir. Parit itu ditimbunnya, sehingga air kalau hujan melimpah ke permukiman," kata Desheriyanto, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, terdapat sekitar 17 bangunan yang akan ditertibkan. Mayoritas bangunan tersebut digunakan warga sebagai tempat berjualan dan sebagian besar terbuat dari kayu.

Satpol PP telah memberikan peringatan kepada para penghuni agar segera mengosongkan dan membongkar bangunan secara mandiri sebelum dilakukan penertiban.

"Lokasinya dekat gudang Alfamart. Ada pengaduan dari masyarakat karena parit ditutup, sehingga air melimpah ke jalan dan masuk ke permukiman warga," jelasnya.

Penertiban tersebut juga dilakukan untuk mendukung rencana normalisasi drainase di sepanjang Jalan Air Hitam.

Dengan dibukanya kembali saluran yang selama ini tertutup, pemerintah berharap aliran air saat hujan dapat kembali berjalan normal. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko genangan dan banjir yang selama ini dikeluhkan warga di kawasan tersebut. (*)

Penulis
: Administrator