Jika dikaitkan dengan fenomena hari ini, Ade mengungkapkan ketika Muflihun berakhir masa jabatan sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru, beberapa Rumah Sakit justru tidak lagi menerima masyarakat yang berobat dengan membawa KTP.
Dibuktikan dengan pengakuan salah seorang warga saat kampanye dialogis Ade Hartati beberapa waktu lalu, mengatakan dimasa Muflihun menjabat Pj Wali Kota, berobat di Rumah Sakit Awal Bros menggunakan KTP, masih dilayani.
"Ada warga yang berobat semasa Pak Muflihun tidak menjabat lagi menggunakan KTP tidak dilayani lagi," ungkapnya.
Lebih jauh, Ade mengatakan, tidak boleh ada rumah sakit yang menolak masyarakat untuk berobat. Tapi karena pemerintah abai, pemerintah tidak mau tahu maka masyarakat yang terdampak.
"Saya mengajak kepada tokoh masyarakat, cerdik pandai, a'lim ulama mari siarkan, kabarkan, informasikan kepada masyarakat bahwa 27 November kita memilih pemimpin yang pastinya harus kita yakini sudah terbukti mengurus kita masyarakat Pekanbaru dan juga telah teruji mampu mengurus masyarakat," ajaknya.