Legislatif - Legislatif

Pasca Kota Pekanbaru Terima Sertifikat Adipura, DPRD: Inovasi Pemko yang Diharapkan

Administrator
807 view
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Pasla

RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru - DPRD Kota Pekanbaru meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru jangan hanya merasa puas dengan diterimanya Sertifikat Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Pasla, mengingatkan target kembalinya Piala Adipura yang pernah dimiliki Kota Pekanbaru secara 7 tahun berturut-turut harus kembali.

"Tentu sertifikat ini awalnya. Ada perubahan yang lebih baik," ungkapnya, Selasa (7/3/23).

Untuk mencapai Adipura ini, lanjutnya, tidak hanya dengan pengangkutan sampah. Namun juga pengelolaan sampah dari hulu ke hilir hingga pemanfaatan sampah.

"Inovasi yang harus dilakukan DLHK tentu kita harapkan. Bagaimana mereka mengurangi volume sampah yang sampah ke TPS, mengolah sampah untuk energi maupun yang lainnya. Inovasi ini penilaiannya jauh lebih besar, kalau ini tercapai tentu adipura dapat kita raih," jelas Roni.

Politisi PAN ini menambahkan, dengan adanya awrifikan Adipura ini diharapkan ke depan ada perubahan yang lebih baik. Banyak kota-kota yang saat ini mendapatkan Adipura, seperti Dumai hingga Siak. Seharusnya hal ini menjadi pembelajaran. Akan tetapi, bukan hanya Pemko maupun DLHK saja yang bekerja, namun juga seluruhnya termasuk kepedulian masyarakat dalam penanganan sampah.

"Masyarakat ini kan kontribusi terbesar penyumbang sampah. Sehingga bila dari masyarakat sendiri tidak memulai untuk mengurangi maupun mengurai sampah, akan sangat berdampak ke depannya. Seperti kekurangan lahan untuk menampung sampah," jelas Roni.

Oleh karna itu, Roni menyarankan harus dari sekarang mengolah, mengurai dan mengurangi penggunaan sampah, apalagi sampah plastik.

"Masyarakat juga berkontribusi permasalahan banjir. Karena memang penyempitan drainase diakibatkan oleh sampah-sampah yang berserakan di parit. Oleh karna itu, banjir, sampah, jalan-jalan berlubang harus menjadi perhatian kita semua. Tidak cukup hanya pemerintah, tapi masyarakat juga harus ikut," pungkas Roni.

Penulis
: Eza
Tag: