BANGKINANG KOTA (RJ) - Panitia Seleksi Terbuka (Panselter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Kampar akhirnya mengumumkan hasil seleksi akhir yang ditunggu-tunggu para peserta. Dari 33 pejabat yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 15 orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahapan tes kesehatan jasmani, rohani, serta bebas narkoba.
Hasil seleksi terbuka JPTP itu diumumkan pada Senin (8/6/2026) siang melalui situs resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 021/PANSEL-SELTER/KPR/2026 tentang Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Kampar yang ditandatangani Ketua Panselter, Prof. Dr. H. Ilyas Husti.
Berdasarkan keputusan panitia seleksi, sebanyak 15 peserta dinyatakan lulus seleksi akhir dari total 33 peserta yang mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Selanjutnya, para peserta yang lolos diwajibkan mengikuti tes kesehatan jasmani, kesehatan rohani, dan pemeriksaan bebas narkoba di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru.
Tes tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 8 hingga 9 Juni 2026. Seluruh biaya pemeriksaan kesehatan dibebankan kepada masing-masing peserta.
Adapun 15 peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir terdiri dari tiga nama terbaik untuk masing-masing jabatan yang diperebutkan.
Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar
• Ardi Mardiansyah
• Marhalim
• Yuli Usman
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar
• Nafiaduddin
• Tengku Said Hidayat
• Zulfikar
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Kampar
• Al Kautsar
• Irwan AR
• Yogi Riadh Yudistira
Inspektur Daerah Kabupaten Kampar
• Leonardi
• Muhammad Irsyad
• Sutani Rakhmad
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar
• Alimora
• Rita Anggraini
• Zulhendra Dasat
Tahapan tes kesehatan ini menjadi salah satu proses penting sebelum panitia menyerahkan hasil seleksi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk menentukan pejabat yang akan menduduki lima jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. (*)