PEKANBARU (RJ) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta aparatur sipil negara (ASN) yang ditugaskan dalam Program Satu ASN Satu RW benar-benar menjadi ujung tombak pendataan warga. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan seluruh data masyarakat selalu diperbarui sehingga bantuan dan program pembangunan dapat tepat sasaran.
Wali Kota menjelaskan, ASN yang ditugaskan tidak harus berada setiap hari di wilayah binaannya. Namun, mereka bertanggung jawab sebagai person in charge (PIC) yang memastikan kondisi dan data warga selalu terpantau.
"ASN yang ditugaskan dalam program ini menjadi PIC untuk wilayahnya masing-masing. Tugasnya memastikan data warga benar-benar valid dan sesuai kondisi di lapangan," ujar Agung, Sabtu (6/6/2026).
Ia mengatakan, para ASN harus mendata jumlah rumah, jumlah kepala keluarga, serta memastikan data dalam Kartu Keluarga (KK) masih sesuai dengan kondisi terkini. Pembaruan data dinilai sangat penting karena banyak perubahan yang terjadi di tengah masyarakat belum tercatat dalam sistem pemerintah.
Menurut Agung, tidak sedikit warga yang mengalami perubahan kondisi sosial dan ekonomi, seperti kehilangan pasangan hidup, kehilangan pekerjaan, atau tidak lagi memiliki penghasilan tetap. Namun, kondisi tersebut sering kali belum masuk dalam basis data penerima bantuan.
"Kondisi seperti ini harus diketahui pemerintah. Dengan data yang akurat, kita bisa menyalurkan bantuan kepada warga yang benar-benar membutuhkan," katanya.
Ia menilai data yang valid menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan dan program bantuan sosial. Dengan pendataan yang lebih baik, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan masyarakat secara lebih tepat dan cepat.
Meski kemampuan anggaran daerah masih terbatas, Agung memastikan Pemko Pekanbaru akan terus berupaya mencari dukungan pendanaan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan instansi vertikal.
"Kami akan terus berjuang dan berkolaborasi dengan kementerian maupun instansi vertikal agar Pekanbaru mendapatkan dukungan anggaran yang lebih besar untuk membantu masyarakat," ujarnya.
Agung juga mengingatkan seluruh ASN yang terlibat agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan akan memantau langsung kinerja ASN yang ditugaskan di setiap RW.
"Saya mengetahui siapa yang bekerja dengan baik dan siapa yang tidak. Karena itu, jalankan amanah ini dengan sungguh-sungguh demi kepentingan masyarakat," tegasnya.
Melalui Program Satu ASN Satu RW, Pemko Pekanbaru berharap dapat membangun basis data warga yang lebih akurat sekaligus mempercepat penanganan berbagai persoalan masyarakat di tingkat lingkungan. (*)