Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Agung Nugroho Ajak Generasi Muda Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Administrator
506 view
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

PEKANBARU (RJ) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, mengajak generasi muda mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan. Ia berharap pemuda hari ini mampu tumbuh menjadi pemimpin yang lebih baik pada masa mendatang.

Pesan tersebut disampaikan Agung saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Rabu (28/10/2026).

"Tentu bagaimana memberikan semangat untuk generasi penerus kita. Kita berharap generasi muda ke depan bisa menjawab tantangan dengan lebih baik dan menjadi pemimpin yang lebih baik daripada kami," kata Agung.

Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat persatuan, memperkuat kreativitas, serta mendorong generasi muda berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

Semangat tersebut juga diwujudkan melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan pemuda, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya bazar UMKM yang diikuti peserta dari 15 kecamatan di Pekanbaru dan sejumlah organisasi di bawah pembinaan Dinas Koperasi. Bazar ini menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka, termasuk aneka kuliner khas Pekanbaru.

Wali Kota menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, keterlibatan pelaku usaha dalam peringatan Sumpah Pemuda diharapkan dapat membantu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

“Peningkatan perekonomian Pekanbaru salah satunya didukung oleh pelaku UMKM,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru, Yuliarso, mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengangkat tema “Pemuda untuk Indonesia”.

Upacara yang dipimpin wali kota menjadi puncak rangkaian kegiatan yang diisi dengan berbagai aktivitas untuk mengembangkan potensi pemuda dan memperkuat semangat kebangsaan.

Selain bazar UMKM, kegiatan juga mencakup pameran literasi dan aksi donor darah. Rangkaian peringatan dijadwalkan ditutup pada Rabu malam melalui Gebyar Pemuda Budaya Nusantara.

Menurut Yuliarso, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk merayakan keberagaman suku dan budaya sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan.

“Ini bagian dari rangkaian bagaimana kita memperingati keberanekaragaman kita yang menjadi satu nusa, satu bangsa, satu bahasa,” ujarnya.

Nuansa seni turut mewarnai upacara melalui penampilan obade oleh pelajar SMK di Pekanbaru dan pertunjukan biola oleh seorang siswa SMA Muhammadiyah yang pernah meraih juara internasional di Kuala Lumpur.

Yuliarso menyebut penampilan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan prestasi generasi muda Pekanbaru. Pertunjukan biola itu juga mengingatkan pada sejarah perjuangan Wage Rudolf Soepratman yang memainkan lagu Indonesia Raya menggunakan biola.

Melalui peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, Pemko Pekanbaru berharap semangat nasionalisme, persatuan, kreativitas, dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan anak muda.

Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga mampu tampil sebagai penggerak perubahan dan bagian penting dalam pembangunan daerah maupun bangsa. (*)

Penulis
: Administrator