RIAUJURNAL.COM - Seorang siswa SMK Negeri 2 Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) berinisial HF (18) tewas usai dikeroyok adik kelasnya. Sebelum tewas, korban dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukittinggi.
Kasat Reskrim Polres Payakumbuh AKP Aknopilindo mengatakan, kelima adik kelas itu yakni AM (18) JA (17), BH (17), MA (16), dan RM (16).
"Semuanya merupakan pelajar di sekolah yang sama. Pelaku merupakan adik kelas dari korban HF," kata AKP Aknopilindo, Kamis (3/2/2022).
Aknopilindo menambahkan, penganiayaan ini terjadi pada Senin (31/1/2022) saat jam pulang sekolah. Diduga, pengeroyokan terhadap korban akibat dendam.
Insiden berawal ketika ada perselisihan sesama anak kelas X berinisial V dan R. V sendiri merupakan sepupu korban H.
"Karena ada masalah, V pun mengadu ke korban H. Sebagai kakak sepupu, korban H tidak terima adiknya dipukul oleh R," katanya.
Korban H kemudian memanggil temannya yang satu kelas. Mereka kemudian menghampiri R dan memukulinya. Mendengar kabar R dipukuli, teman R pun naik pitam.
Akhirnya, lima teman R yakni AM, JA, BH, MA dan RM, berkumpul di depan gerbang sekolah sembari menunggu HF dan V.
"Saat pelaku melihat H keluar sekolah dengan mengendari motor, pelaku menendang korban sehingga jatuh dari motor. Usai terjatuh, korban dikeroyok hingga kepalanya bocor dan tak sadarkan diri," katanya.
Korban kemudian dibawa ke di Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukittinggi namun meninggal dunia.
Sc: iNews.id