Berita - Nasional

Dilantik Presiden Jokowi, Jenderal Andika Perkasa Resmi Jadi Panglima TNI

Administrator
2.313 view
Jenderal Andika Perkasa

RIAUJURNAL.COM, Jakarta - Jenderal Andika Perkasa resmi menjadi Panglima TNI. Jenderal Andika Perkasa dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/11/2021). Pelantikan digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pelantikan Jenderal Andika Perkasa diawali dengan pembacaan keputusan presiden tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI. Jokowi kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," demikian petikan sumpah yang dibacakan Jenderal Andika.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengangkatan sumpah jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Menko Polhukam Mahfud Md dan Menhan Prabowo menjadi saksi.

Setelah itu, Jokowi menyematkan tanda pangkat dan jabatan serta tongkat komando kepada Jenderal Andika. Acara pelantikan Panglima TNI kemudian ditutup dengan dikumandangkannya lagu 'Indonesia Raya'.

Profil Jenderal Andika Perkasa
Jenderal Andika Perkasa lahir di Bandung, 21 Desember 1964. Di awal karirnya, dia menghabiskan waktu untuk studi di luar negeri. Andika memiliki tiga gelar master dari universitas di Amerika Serikat.

Andika menjalani pendidikan di Norwich University. Dia juga melanjutkan studi di National War College (NWC), yang merupakan bagian dari National Defense University, Washington, DC, pada 2003.

Pada 2005, Andika menimba ilmu di George Washington University. Dia juga merupakan lulusan terbaik Seskoad angkatan 1999/2000.

Karir TNI-nya bermula sejak lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1987, yakni berada di Grup 2/Para Komando Kopassus. Dia juga sempat bertugas di satuan elite penanggulangan teror, Sat 81 Gultor Kopassus.

Editor
: Rik
Tag: