Pekanbaru (RJ) - Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang disengketakan oleh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Muflihun-Ade Hartati. Dalam putusan itu, MK menolak seluruh dalil gugatan yang dilayangkan paslon Bertuah tersebut.
Dengan ditolaknya gugatan ini sekaligus mengukuhkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru dan kemenangan pasangan calon Agung Nugroho-Markarius Anwar sebagai Walikota dan wakil Walikota terpilih.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Andry Saputra mengatakan, pihaknya akan menggelar Rapat Paripurna Penetapan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Pekanbaru terpilih pada Kamis besok (6/2/2025) pukul 10.00 WIB.
“Kalau tidak ada halangan DPRD Pekanbaru akan mengadakan paripurna penetapan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru terpilih yakni pasangan Agung Nugroho-Markarius Anwar. Hal ini menjadi syarat untuk nantinya melanjutkan administrasi hingga pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru terpilih,” ungkap Andry Saputra, Rabu (5/2/2025).
"Namun sebelum pelaksanaan paripurna penetapan Agung Nugroho-Markarius Anwar sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru terpilih terlebih dahulu dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus)," pungkasnya.