Berita - Hukrim

Wanita di Riau Kini Ngaku Tak Diperkosa, Suami Yakin Diancam Bandar Sabu

Administrator
2.089 view

Z menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dia mengaku hal itu bermula dari tuduhan suaminya.

"Saya meminta maaf kepada semuanya di Indonesia. Saya tidak tahu, tiba-tiba suami mukuli saya, bilang kalau saya pernah ada selingkuh sama Andika dan tiga pelaku lain," kata Z, Selasa (21/12).

Z menyatakan semua cerita yang dilaporkan ke Polsek Tambusai Utara tidaklah benar. Bahkan dia mengaku dipaksa berbohong oleh suaminya, S.

"Saya dipaksa. Saya tak mau terus-terusan dibilang orang pembohong, saya mengakui sama PH (penasihat hukum) karena sudah banyak orang baik sama saya," kata Z.

Sambil menangis, Z meminta maaf kepada seluruh jajaran di Polda Riau, Polres Rokan Hulu, dan Polsek Tambusai Utara.

"Kepada semua pak polisi, Bapak Kapolsek, Kanit, saya minta maaf sebesar-besarnya atas kesalahan saya dan suami saya. Tidak ada pemerkosaan," kata Z menangis.

Awal Mula Kasus
Kasus ini mencuat dari pengakuan Z soal dirinya menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang pria. Peristiwa itu terjadi pada September-Oktober 2021 di daerah Tambusai Timur, Rokan Hulu. Z mengatakan pemerkosaan dilakukan DK, AT, ML, dan ZM. Dia menyebut DK tiga kali memperkosanya.

Dia juga menyebut anaknya sempat dibanting oleh DK. Z mengatakan anaknya itu meninggal dunia tak lama setelah peristiwa itu terjadi.

Singkat cerita, kasus ini dilaporkan ke polisi. Para terduga pelaku kemudian ditangkap.

Kasus ini kemudian menjadi sorotan lantaran suami Z, S, mengaku diancam oleh dua personel Polsek Tambusai Utara terkait kasus ini. Dugaan pengancaman itu kemudian diusut Propam. Hasilnya, empat orang polisi dicopot dari jabatannya karena dianggap melanggar aturan.


Sc: detiknews.com

Editor
: Rik
Tag: