PEKANBARU (RJ) -- Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan menyebut niat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan membangun Tugu Roda Terbang dianggapnya sebagai gincu karena tidak layak untuk dikerjakan dimasa sulit seperti saat ini.
Ruslan juga menilai lebih baik biaya yang dianggarkan dalam pengerjaan proyek Tugu Roda Terbang itu dialihkan ke proyek yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Pekanbaru.
"Ada baiknya Pemko Pekanbaru menunda pengerjaan proyek tersebut. Sekarang bukan tugu yang perlu, rakyat sedang kelaparan. Utamakan yang skala prioritas, banjir masih ada, utamakan yang menjamin keselamatan warga,"kata Ruslan saat dijumpai di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (09/02/2021).
Politisi fraksi PDI P ini juga menegaskan Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pekanbaru diminta untuk tidak mengerjakan proyek itu.
"Jangan dulu lah proyek yang gak urgent. Inikan proyek-proyek aksesoris aja nya, gincu aja nih, ya jangan lah dulu," tegasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi menjelaskan bahwa proyek pembangunan Tugu Roda Terbang itu masih perencanaan, dan masih dalam tahapan desain modelnya.
"Memang kita sedang menyiapkan desain, mau bangun tugu, itukan masih rencana ya," jawab Indra Pomi.
Tugu Roda Terbang sendiri, terang Pomi, memilik makna pembangunan yang dinamis. Dan melambangkan bahwa Pemko Pekanbaru telah melakukan pembangunan yang cepat dan dimanis.
Pomi juga mengklaim bahwa proyek Tugu Roda Terbang itu nantinya tidak mengganggu program-program penting. "Sebenarnya program ini berbeda, Covid-19 tetap, perbaikan jalan berlubang tetap, banjir juga tetap. Artinya, kita bangun roda terbang tidak mengurangi anggaran kita untuk perbaikan yang lain," tukasnya.(Eza)