RIAU JURNAL.COM, Pekanbaru,-- Akibat banjir yang selalu dirasakan oleh warga tak kunjung selesai di RW 14 Perumahan Perdana Limbungan berlokasi di jalan Limbungan Kelurahan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir membuat warga bertanya-tanya kemana air ini akan diarahkan?

Hal ini terungkap dalam pelaksanan reses Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri, Kamis (25/03/2021).
"Banjir di perumahan ini sampai lutut, bagaimana solusinya. Aliran air menumpuk antara Kelurahan Limbungan dan Kelurahan Sumber sari kemana arah air itu diarahkan Pak? Udah banjir, becek Pak. Mudahan bermanfaat dan diselesaikan dengan cepat dan Insya Allah puasa ini sudah selesai semua," harap Ketua RT 03 Limbungan, Ali Imran.

Sementara itu, Dawahir warga RT 01 juga merupakan guru SD 93 di Rumbai Barat minta rumah penjaga sekolah, karena lokasi sekolah di jurang membuat penjaga sekolah tidak mau tinggal di sana.
"Kalau lewat mobil di bawah, rumah goyang-goyang dan takut longsor. Kami harap pembangunan rumah penjaga sekolah. Dan penambahan pembangunan toilet sekolah saat ini tidak sesuai perbandingan kapasitas," ungkapnya.

Menjawab permasalahan masyarakat ini, Ketua fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri mengatakan persoalan parit yang tidak mengalir puhaknya akan panggil Camat, Lurah dan Babin untuk turun ke lokasi parit tidak mengalir.
"Jika pemilik tanah mau mengalirkan parit yang menjadi permasalahan di pastikan alat berat masuk, hingga minggu ini ada solusinya selesaikan persoalan banjir ini. Saya juga minta Lurah menanyakan persoalan banjir ini kepada lurah Sumber Sari agar melakukan koordinasi manyalesiakan persoalan banjir warga," ungkapnya.
Terkait warga yang minta bantu pembangunan rumah penjaga sekolah dan menambah toilet sekolah yang tidak sesuai kapasitas, Aidil mengaku miris sekali karena Dinas Pendidikan kurang memperhatikan persoalan pendidikan terutama terletasi di daerah pinggiran.
"Kita udah mendesak Disdik agar memperhatikan persoalan masyarakat di pinggiran ini apalagi sekolah yang sudah lama berdiri. Persoalan pendidikan seperti ini harus segera di tanggapi oleh Disdik Pekanbaru. Saya melihat Disdik sekarang tidak peduli dengan kondisi pendidikan di daerah pinggiran," tegas Aidil. (Eza)