RIAUJURNAL.COM, Pekanbaru -- Pelaksanaan reses yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru dari fraksi Gerindra, Wan Agusti di laman gedung serba guna RT 05 RW 09 Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumbai ternyata masalah air bersih dan persoalan banjir tak kunjung selesai masih menjadi permasalahn penting di tengah masyarakat pada Minggu (28/03/2021).
Hal ini diungkapkan langsung oleh tokoh masyarakat Limbungan Baru, H Safrial sangat mengharapkan reses ini bisa merealisasikan persoalan masyarakat di RW 09 selama ini. Pasalnya selama 25 tahun masyarakat menggunakan air PDAM untuk kebutuhan sehari-hari, namun air PDAM ini tidak dapat digunakan masyarakat sepenuhnya terutama untuk air minum. Hal ini akubat air PDAM tidak bersih dan air yang mengalir begitu kecil.
"Selain itu masalah banjir yang sering terjadi, terlebih lagi saat musim hujan, airnya sudah mencapai setinggi lutut. Untuk itu kami berharap agar persoalan banjir dan air bersih masyarakat dapat segera diatasi," harap Safrial.
Menjawab persoalan masyarakat ini, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari fraksi Gerindra, Wan Agusti mengatakan persoalan air PDAM yang dinilai tidak layak oleh masyarakat. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pimpinan cabang PDAM yang ada di Kecamatan Rumbai.

"Memang kita akui, air PDAM yang menjadi langganan masyarakat tidaklah begitu layak untuk dikonsumsi hanya bisa dipakai untuk mencuci. Namun kedepan, kita akan memperjuangkan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih, yakni dengan mengusulkan program pembuatan airtesis," kata Wan Agusti
Menjawab persoalan banjir yang dikeluhkan masyarakat, Wan Agusti memang mengakui banjir di Kota Pekanbaru ini belum bisa sepenuhnya ditanggulangi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Namun dengan adanya DED Masterplan banjir yang telah dibuat oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, maka aspirasi masyarakat RW 09 akan kita sampaikan kepihak PUPR Kota Pekanbaru.
"Saya berharap wilayah RW 09 Kelurahan Limbungan Baru ini masuk dalam data penanggulangan banjir oleh pihak PUPR Kota Pekanbaru nantinya," ungkap Wan Agusti. (eza)