"Demikian pula air keran. Ai keran bisa saja memiliki kandungan kapur atau lainnya yang malah bisa membuat kerak yang muncul pada penampungan dan bisa membaretkan kaca belum lagi akan membuat lumut," tambah dia.
Selain itu, air wiper memiliki kandungan pH yang lebih baik secara komposisi yang dibutuhkan kaca depan. Jadi, manfaatnya komponen berkaitan tetap dalam kondisi baik seperti karet wiper itu sendiri.
"Dengan kandungan yang dirancang khusus bisa membuat air cepat mengalir dari kaca. Dengan begitu kerja wiper membersihkan dan menjaga visibilitas saat berkendara juga lebih optimal, tidak meninggalkan flek juga," katanya.
Namun jika dalam kondisi darurat, boleh saja menggunakan air keran untuk wiper. Tapi setelah itu segeralah dapatkan produk wiper fluid yang direkomendasikan pabrikan masing-masing dan kuras tabung reservoir.
Agar lebih aman, lakukan pencucian mobil, terutama fokus pada bagian kaca yang telah terkena paparan air keran dari nozzle wiper.
Sc: Kompas.com