Berita - Berita

Aliansi Mahasiswa Kuansing Tolak Pendirian Pabrik di Desa Seberang Cengar

Administrator
2.207 view

RIAUJURNAL.COM,Kuansing -- Informasi akan didirikannya pabrik minyak kelapa sawit di Desa Seberang Cengar oleh Wakil Bupati Kuansing H Halim bersama Dedi Handoko, pengusaha hiburan malam dari Pekanbaru telah menjadi bahan diskusi dan perbincangan di kalangan masyarakat tempatan, aktifis dan mahasiswa. Mulai dari sosial media, grup WA hingga warung kopi ramai membahas isu ini.

Pendirian PMKS ini pun dibenarkan oleh Halim dalam statemennya di salah satu media online. Ditulis dalam pemberitaan itu bahwa proses pembangunan PMKS itu sudah dalam proses pengurusan perizinan dari pihak terkait.

Namun beberapa masyarakat masih tidak setuju dengan akan adanya PMKS di Desa Seberang Cengar tersebut. Salah satunya penolakan dari mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kuansing (ALIANG).

"Saya putra asli Desa Seberang Cengar, kami (ALIANG) dan masyarakat menolak pendirian PMKS. Sikap tegas ini kami sampaikan setelah melakukan kajian bersama kawan-kawan mahasiswa dan aktifis serta berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan pemuda tempatan," kata perwakitan ALIANG, Zulhadi Kumpai, Ahad (14/2/2021).

Dalam rilis berita di media beberapa hari sebelumnya, Kepala Desa Seberang Cengar Yuslim mengatakan hampir seluruh masyarakat mendukung pendirian pabrik tersebut. Saat wartawan mencoba menelusuri ke tengah masyarakat ternyata beberapa diantara mereka masih keberatan akan adanya pabrik di desa itu.

Saya menghormati statement Kepala Desa, beliau abang saya, beliau orang pintar dan saya terinspirasi dari beliau untuk terus belajar. Beliau sudah periode ketiga jadi Kepala Desa di Seberang Cengar. Sebagai adik saya juga ingin mengingatkan jadilah Kepala Desa bagi seluruh masyarakat. Saya sebagai warganya tidak merasa terwakili dengan statemen beliau. Harapan saya, jadilah pemimpin yang jadi mata dan telinga masyarakat. Jangan sampai jadi kaki tangan investor," tegas Zulhadi Kumpai.

Kumpai mengisahkan bahwa Desa Seberang Cengar memiliki kenangan buruk ketika berhadapan dengan perusahaan, nyawa pernah jadi taruhan. Dikatakannya bahwa kebiasaan perusahaan jika berjanji suaranya lebih merdu dari suara Siti Nurhaliza ketika bernyanyi. "Saya berharap Kepala Desa membersamai masyarakat untuk menolak pendirian PMKS," pintanya.

Koordinator ALIANG yang juga mahasiswa Kuantan Mudik, Ragil Erlangga menegaskan, bahwa pendirian pabrik minyak kelapa sawit yang akan didirikan di Desa Seberang Cengar sama sekali tidak menguntungkan masyarakat kecil Desa Seberang Cengar.

Menurut Ragil Erlangga, sebagaimana pemberitaan yang tayang di beberapa media bahwa sebelum rekomendasi pendirian PMKS itu dikeluarkan, pemerintahan desa telah mengundang sejumlah unsur yang meliputi Camat, Kepala Desa, Ketua BPD, Anggota BPD, Ninik Mamak, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan untuk hadir rapat sosialisasi pada hari Senin lalu.

Hasilnya, dari seluruh undangan yang hadir waktu itu mayoritas mereka menolak pendirian PMKS di dekat wilayah perkampungan tersebut. Artinya, masyarakat sudah tahu lebih banyak mudharat daripada manfaatnya dengan berdirinya PMKS ini. Sekali lagi kami sampaikan, kami menolak keras rencana pendirian PMKS," pungkasnya.***





Source: datariau.com

Editor
: rik
Tag: